Pemkab Kubu Raya Gencarkan Operasi Pasar Murah Bantu Masyarakat Sambut Idulfitri
Kubu Raya (Suara Kalbar) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kubu Raya menggelar Operasi Pasar Murah untuk masyarakat meringankan kebutuhan mereka sambut lebaran Idul Fitri 1446 Hijriah. Operasi pasar Murah ini dilakukan di 21 titik yang ada di Kabupaten Kubu Raya.
Pemkab Kubu Raya menyediakan berbagai bahan pokok kebutuhan masyarakat, dari mulai beras, minyak dan gula. Dengan pemberian subsidi sebesar Rp.54.000,- setiap satu Kartu Keluarga (KK).
Bupati Kubu Raya, Sujiwo mengatakan, Operasi pasar murah ini dilakukan oleh Pemkab Kubu Raya untuk membantu masyarakat, kemudian ini setiap KK nya maka akan mendapatkan subsidi sebesar Rp.54.000,-.
“Jadi untuk satu KK akan mendapatkan maksimal dua kali pembelian, dengan total subsidi yang diberikan oleh Pemerintah Kabupaten sebesar Rp.54.000,- (Lima Puluh Empat Ribu Rupiah),” Kata Sujiwo usai mengunjungi Operasi Pasar Murah di Kecamatan Pal IX, Kabupaten Kubu Raya pada Kamis (27/03/2025).
Kemudian ia mengatakan bahwa, selain subsidi ini bertujuan untuk membantu meringankan beban masyarakat tetapi ini juga bertujuan untuk mengendalikan harga sembako di pasar.
“Maka dengan cara kita memberikan subsidi kepada masyarakat yaitu operasi pasar murah ini, kemudian hal ini tentunya berkaitan dengan menjelang idul fitri sering karena terjadi kenaikan harga di pasaran, maka dengan adanya operasi pasar paling tidak kita turut serta berperan mengendalikan harga dalam hal ini tentunya juga dapat mengendalikan inflasi,” tambahnya.
Lebih lanjut, Bupati Sujiwo mengatakan, tahun ini merupakan salah satu yang terbesar dilakukan oleh Pemkab Kubu Raya dan Dinas terkait, karena sebelumnya maksimal hanya 9 titik yang dilakukan operasi pasar murah.
“Dan alhamdulillah ini adalah terobosan baru dari dinas terkait yang bekerjasama dengan Pemkab serta Dinas Provinsi, sebanyak 21 titik, karena ini juga sangat ditunggu oleh masyarakat,” ungkapnya.
Dikatakannya lagi, pada Operasi Pasar Murah kali ini sebanyak 1000 paket sembako yang disediakan untuk membantu masyarakat.
“Tapi kita akan pantau kalau semisalnya kurang atau habis kita akan coba penuhi lagi dan akan kita upayakan untuk masyarakat,” tutupnya.
Penulis: Iqbal Meizar
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS






