SPPG Kecamatan Bengkayang Uji Coba Program MBG di Lima Sekolah
Bengkayang (Suara Kalbar) – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) Badan Gizi Nasional melalui Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) merupakan inisiatif yang bertujuan untuk menyediakan makanan sehat dan bergizi kepada kelompok yang membutuhkan, dengan fokus pada anak-anak atau kelompok rentan lainnya.
Kepala SPPG Kecamatan Bengkayang Riani menyampaikan, uji coba MBG di SPPG Kecamatan Bengkayang direncanakan akan dilaksanakan pada hari Senin (17/2/2025). Uji coba akan dilakukan pada lima sekolah terdekat dari titik SPPG, yaitu SMAK Santo Thomas Aquinas , SMPN 4 Bengkayang, SLB Adil Ka’ Talino, SDN 09 Rangkang dan TK Negeri Pembina.
“Untuk uji coba MBG di SPPG Kecamatan Bengkayang akan diberikan kepada penerima manfaat di lima sekolah sekitar 1.287 siswa, kemudian akan di salurkan kesekolah masing-masing, ” ujarnya.
Diketahui sistem kerja dari BGN melalui Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) di rekrut BGN kemudian menjalani pelatihan selama 3 hingga 7 bulan selanjutnya ditugaskan untuk mengelola dapur di daerah masing-masing,
“Tugas dari kami selaku Kepala SPPG Kecamatan Bengkayang bersama rekan-rekan lainnya melakukan verifikasi mitra yang bersedia dan sanggup bekerjasama dengan BGN, serta mengelola unit SPPG,” jelas Riani.
Terpisah Kepala dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Bengkayang Heru Pujiono menyatakan penerima manfaat program makan bergizi gratis di jenjang pendidikan mulai dari Paud dan TK, SD, SMP dan SMA /SMK, jumlahnya berdasarkan data pokok pendidikan (Dapodik) sebanyak 60.397 orang.
Sebarannya di sekitar 200 Sekolah Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), 21 Taman Kanak-Kanak (TK), 274 Sekolah Dasar (SD), 86 Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan 86 Sekolah Menengah Atas (SMA), Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dan Sekolah Menengah Agama Katolik (SMAK) ST.Thomas Aquinas, serta Sekolah Luar Biasa (SLB) Adil Ka’ Talino.
“Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Bengkayang serta jajaran jenjang pendidikan siap mendukung dan menyukseskan program MBG dari Badan Gizi Nasional,” pungkasnya.
Penulis : Kurnadi.
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS






