Anggota DPRD Kota Pontianak Soroti Kekurangan Pelayanan Kesehatan di Pontura
Pontianak (Suara Kalbar)– Anggota DPRD Kota Pontianak, Berdi, mengungkapkan kekhawatirannya terkait kurangnya pelayanan kesehatan, termasuk ketersediaan tenaga kesehatan, di UPTD Rumah Sakit Pontianak Utara. Hal ini, menurutnya, telah menjadi keluhan warga, terutama di wilayah Dapil Utara, Pontianak Utara (Pontura).
Berdi menyampaikan bahwa belasan anggota DPRD Kota Pontianak baru-baru ini melakukan kunjungan ke Direktorat Penyedia Tenaga Kesehatan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia untuk berkoordinasi mengenai solusi atas kekurangan tenaga kesehatan di Pontianak.
“Teman-teman di Dapil Utara kecewa karena belum ada perhatian pemerintah terkait masalah rumah sakit yang ada di Pontianak Utara. Inisiatif teman-teman mempertanyakan langsung ke penyedia dokter di Indonesia,” ujar Berdi kepada Suara Kalbar Minggu (12 /1/2025).
Ia juga mengungkapkan bahwa berdasarkan hasil koordinasi, terdapat lebih dari 200 calon dokter yang tersedia untuk Kota Pontianak. Namun, penempatannya masih bergantung pada keputusan pemerintah daerah.
“Ternyata di Kota Pontianak sudah tersedia calon dokter dua ratus lebih. Ketika dikonfirmasi, direktorat menyediakan. Kembali ke pemerintah daerah masing-masing, itu yang kita tunggu,” katanya.
Berdi menyoroti bahwa hingga kini belum ada komitmen tegas dari pemerintah untuk memenuhi fasilitas kesehatan, khususnya di Pontianak Utara.
“Sampai saat ini pemerintah tidak ada yang berani mengatakan bahwa siap memenuhi fasilitas rumah sakit di Pontianak Utara atau melengkapi rumah sakit di kota Pontianak. Kami berharap ini semua difasilitasi, dilengkapi dokternya,” tegasnya.
Ia juga mencontohkan kasus yang menggambarkan kondisi memprihatinkan di Pontianak Utara.”Ada salah satu teman-teman di Pontianak Utara, anggota DPRD juga, mereka prihatin. Ada korban kecelakaan datang ke rumah sakit Pontianak Utara, tapi fasilitas tidak lengkap,” ungkap Berdi.
Berdi berharap pemerintahan baru di Kota Pontianak dapat membawa perubahan yang signifikan dalam pelayanan kesehatan.
“Dengan adanya wali kota periode baru, harapan ke depannya Pontianak lebih baik dan bisa membawa kesejahteraan untuk masyarakat,” pungkasnya.
Penulis : Fajar Bahari
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS






