Pemkab Mempawah Diminta Aktifkan Safari Fajar
![]() |
| Salahsatu kegiatan Safari Fajar yang merupakan program pembinaan spiritual Pemkab Mempawah.[Suarakalbar/Dian Sastra] |
Mempawah (Suara Kalbar)-Selama pandemi Covid-19, Pemerintah Kabupaten Mempawah meniadakan kegiatan safari fajar, yakni shalat subuh berjamaah berkeliling masjid di setiap Jumat.
Nah, memasuki era Adaptasi Kebiasaan Baru, jamaah berharap safari fajar dapat diaktifkan kembali, tentu dengan penerapan ketat protokol kesehatan.
Ustadz Hasan Effendi, salahseorang pengurus Gerakan Cinta Masjid (GCM) Kabupaten Mempawah, mengatakan, sudah cukup banyak para jemaah yang bertanya kapan safari fajar dapat diaktikan kembali oleh Pemkab Mempawah, mengingat kegiatan ini telah berlangsung hampir 10 tahun.
“Mudah-mudahan dengan era adaptasi kebiasaan baru sekarang ini, Pemkab Mempawah dapat mempertimbangkannya (safari fajar, red),” ungkap Hasan Effendi yang juga pengurus Pengajian Madani ini.
Safari fajar adalah salahsatu program pembinaan spiritual Pemkab Mempawah yang dilaksanakan setiap subuh Jumat. Tidak sekedar shalat subuh berjamaah, kegiatan ini diisi dengan pembacaan ayat-ayat suci Alquran dan kajian Islam oleh para penceramah yang berlatarbelakang ulama.
Dalam safari fajar, juga ada sesi penyampaian program-program pembangunan dari Pemkab Mempawah kepada para jamaah. Menariknya, safari fajar dilaksanakan dengan cara berkeliling masjid.
“Kami menantikan dimulainya safari fajar, tentu dengan penerapan ketat protokol kesehatan, misalnya, mengenakan masker, menjaga physical distancing dan selalu mencuci tangan agar tidak menjadi potensi penyebaran Covid-19,” imbuh Hasan Effendi.
Penulis : Dian Sastra
Editor : Diko Eno






