SUARAKALBAR.CO.ID
Beranda Nasional Fokus Keamanan, INA Digital Tahap Kedua Tunggu Awal 2025

Fokus Keamanan, INA Digital Tahap Kedua Tunggu Awal 2025

Menteri PANRB Rini Widyantini (kiri) saat memberikan keterangan pers di kawasan Tebet, Jakarta, Rabu (11/12/2024). ANTARA

Jakarta(Suara  Kalbar)- Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) menargetkan rilis kedua INA Digital pada awal tahun 2025.

Menteri PANRB, Rini Widyantini, menyampaikan bahwa persiapan untuk peluncuran tersebut masih terus dilakukan.

“Targetnya mudah-mudahan awal 2025 untuk rilis ya,” katanya melansir dari ANTARA, Rabu(11/12/2024).

Selain itu, Rini menjelaskan bahwa saat ini Kementerian PANRB masih melakukan beragam uji coba, dan tidak ingin terburu-buru merilis INA Digital tahap kedua.

“Kami khawatir ada kebocoran data, kemudian juga ada kesulitan-kesulitan mengakses. Itu terus dicek,” ujarnya.

Oleh sebab itu, dia menekankan Kementerian PANRB sangat memperhatikan dan menyiapkan aspek keamanan INA Digital dengan saksama.

Rini menjelaskan bahwa rilis pertama INA Digital sebelumnya masih mengujicobakan tiga layanan, yakni INApas, INAku, dan INAgov.

“INApas itu digital untuk ID (identitas digital), kemudian INAku itu untuk layanan moment of life (momen kehidupan) dari lahir sampai meninggal, lalu INAgov untuk layanan government (pemerintahan) kepada para ASN (aparatur sipil negara), dan ini masih baru rilis pertama diujicobakan kepada ASN,” jelasnya.

Sebelumnya, presiden ke-7 RI Joko Widodo meluncurkan INA Digital sebagai penyedia solusi terpadu berbagi layanan digital pemerintah di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (27/5).

Selanjutnya, pada hari Senin (30/9), Pemerintah merilis tahap pertama INA Digital dengan melibatkan 40.000 partisipan guna memberikan masukan dari penggunaan platform penyediaan layanan publik tersebut.

“Dengan 10.000 sampai 40.000 pengguna, nanti feedback-nya (umpan baliknya) akan segera kami evaluasi, akan segera kami perbaiki,” ujar Menteri PANRB pada saat itu, Abdullah Azwar Anas.

Sumber: ANTARA

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Komentar
Bagikan:

Iklan

Play