Lapak Baca Zine Jadi Ruang Inspirasi dan Diskusi Pecinta Karya Indie
Pontianak (Suara Kalbar) – Kegiatan bincang dan geliat zine yang diadakan pada Senin (18/11/2024) di Kopi Stelsel tidak hanya menjadi ruang diskusi, tetapi juga menghadirkan lapak baca yang menarik perhatian para pecinta zine.
Zine sendiri adalah media independen yang sering digunakan untuk menyampaikan ide secara personal atau oleh kelompok kecil, biasanya diproduksi dengan mesin fotokopi atau digambar secara manual.
Zine-zine yang ditempatkan di lapak tersebut menampilkan beragam tulisan dan seni visual karya para penggiat zine. Rizal, salah satu penggiat zine, mengungkapkan bahwa sebagian zine di lapak tersebut merupakan hasil karya anak-anak dari Sekolah Cerlang.
“Beberapa zine ini dibuat oleh anak-anak Sekolah Cerlang saat kami mengadakan kegiatan pada Agustus lalu. Saat itu, mereka membuat zine tentang Sungai Kapuas, dan hasilnya cukup menarik,” ujar Rizal.
Zine yang dihadirkan di lapak baca berasal dari beberapa komunitas zine seperti PTK Zine Library, Gitujak Publishing, dan Window and Paper. Tema yang diusung pun sangat beragam, mulai dari zine musik, zine perlawanan, isu lingkungan, hingga zine tentang kucing.
Para pembaca terlihat antusias membuka dan membaca satu per satu zine yang disediakan. Bahkan, beberapa pembaca membawa zine tersebut ke meja diskusi untuk dibahas lebih lanjut.
Meskipun zine merupakan media yang diterbitkan secara independen, para pembaca terlihat sangat tertarik dengan konten indie yang unik ini. Rizal menambahkan bahwa kegiatan lapak baca kali ini juga menjadi langkah awal untuk menyelenggarakan Pontianak Zine Fest di tahun mendatang.
“Harapannya, tahun depan kita bisa mengadakan Pontianak Zine Fest. Tapi tentu saja, ini membutuhkan dukungan dari teman-teman semua,” ungkapnya.
Lapak Baca Zine tidak hanya menjadi ruang berbagi bagi para penggiat zine, tetapi juga membangun jembatan antara pembaca dan kreator dalam suasana yang santai namun penuh ide. Dengan rencana besar seperti Pontianak Zine Fest di masa depan, geliat komunitas zine di Pontianak semakin menunjukkan potensi besar untuk menjadi wadah kreatif yang inklusif dan inspiratif.
Penulis: Meriyanti Rahmah
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS






