Kadinkes Kalbar : Pasien Jalan Ke Ambawang Tidak Ada Tujuan dan Kebingungan
![]() |
| Kadinkes Kalbar, Harisson. |
Pontianak ( Suara Kalbar ) – Pasien terkonfirmasi Covid-19 asal Jombang Jawa Timur yang melarikan diri akhirnya ditemukan oleh Dinas Kesehatan Provinsi Kalbar.
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalbar menuturkan, pasien berinisial IS ditemukan pertama kali oleh warga Jalan Trans Kalimantan ,Desa Jawa Tengah . IS berjalan dengan menggunakan ransel melewati acara pernikahan.
“Pada sekitar pukul jam 3 sore warga desa Jawa Tengah kecamatan Ambawang melihat yang mirip dengan saudara IS berjalan dengan ransel. Nah disitu kebetulan warga sedang ramai karena disitu ada acara resepsi pernikahan. Warga langsung melapor ke Pustu Jawa Tengah,” ujar Harisson kepada wartawan , Kamis (6/8/2020).
Dia menjelaskan,ketika hendak dilakukannya pendekatan oleh warga, IS melarikan diri dan masuk ke kawasan hutan. Kemudian, barulah sekitar pukul 22.30 saudara IS keluar dari hutan.
“Pada saat dia didekati oleh warga suadara IS ini melarikan diri lagi masuk ke daerah hutan. Baru pada pukul sekitar 22.30 saudara IS ini keluar lagi dan kemudian langsung digiring oleh warga dibawa ke Puskesmas Sungai Ambawang,” bebernya.
Selanjutnya, saudara IS dijemput oleh pihak Dinkes Provinsi Kalbar dibawa ke Rusunawa untuk diperiksa dan diisolasi.
“Sekitar pukul 24.00 saudara IS tiba di Rusunawa rumah isolasi yang disediakan oleh pemerintah dan langsung dilakukan pemeriksaan kesehatan dan keadaan umumnya sehat dan cukup baik kecuali saudara IS ini cukup kecapekan,” tuturnya.
Dia membeberkan, saudara IS akan diisolasi selama 10 hari di Rusunawa dan akan dilakukan Swab kembali untuk mengetahui keadaan IS. Kalau hasil Swab nya negatif maka akan ada kebijakan yang dikeluarkan oleh pemerintah Provinsi.
“Kita akan isolasi 10 hari dan besok kita akan ambil Swab nya ,kalau Swab nya negatif saudara IS ini akan kita pulangkan dan biaya pemulangannya ke daerah asalnya akan ditanggung oleh Dinas Kesehatan Provinsi,” terangnya.
Kemudian,Kadinkes Kalbar ini mengatakan, saudara IS ini sebenarnya hendak mencari pekerjaan di Pontianak dan mempunyai kenalan di Pontianak. Akan tetapi,setelah kenalannya tahu bahwa saudara IS ini positif Covid-19 teman-teman nya menolak untuk menampungnya.
“Sebenarnya saudara IS ini disini mau mencari pekerjaan,ada beberapa kenalannya yang ada di Pontianak, tapi terakhir mengetahui kalau saudara IS ini positif Covid-19 teman-temannya ini menolak untuk menampungnya sehingga saudara IS ini kebingungan dan dia jalan ke arah Ambawang itu tanpa ada tujuan,” pungkasnya.
Penulis : Yapi Ramadhan
Editor : Dina Wardoyo





