SUARAKALBAR.CO.ID
Beranda Daerah Sanggau Polres Sanggau Gelar Rakor dan Bimtek Pengamanan Pilkada

Polres Sanggau Gelar Rakor dan Bimtek Pengamanan Pilkada

Polres Sanggau gelar Rakor pengamanan penyelenggara pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Sanggau Tahun 2024 di Aula Graha Wira Pratama Polres Sanggau, Rabu (14/8/2024). SUARA KALBAR.CO.ID/Darmansyah.

Sanggau (Suara Kalbar) –Polres Sanggau bersama pemangku kepentingan mengelar Rapat Koordinasi (Rakor) dan Bimbingan Teknis (Bimtek) dalam rangka persiapan pengamanan penyelenggara pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Sanggau Tahun 2024 di Aula Graha Wira Pratama Polres Sanggau, Rabu (14/8/2024).

Kegiatan dihadiri oleh Kabag Ops Polres Sanggau Kompol Wahyu Hartono, Kepala Kesbangpol Sanggau Antonius, Kejari Sanggau diwakili Daniyala Sitorus, Pasi Ops Kodim 1204/Sanggau Kapten A.A. Siregar, Ketua Bawaslu Sanggau Septiana Ika Kristia, Komisioner KPU Sanggau Edy Rahmansana, PJU Polres Sanggau, Kapolsek Jajaran, Kanit Intel Polsek Jajaran dan Bhabinkamtibmas Polsek Jajaran.

Kabag Ops Polres Sanggau Kompol Wahyu Hartono mengatakan Raker dan Bimtek yang dilaksanakan pada hari ini dalam rangka persiapan pengamanan penyelenggara pemilihan Bupati Dan Wakil Bupati Sanggau Tahun 2024.

“Diharapkan peserta Raker untuk sungguh sungguh mendengarkan paparan dari berbagai narasumber agar pada tahapan-tahapan pemilu di Kabupaten Sanggau berjalan dengan aman dan damai,”katanya.

Polri tidak bisa berdiri sendiri melaksanakan pengamanan tanpa di dukung dengan bantuan dari instasi lain. “Setalah kegiatan Rakor dan Bimtek ini nanti akan kita lanjutkan dengan melaksankan LatpraOps, Tactical Floor Game (TFG), Sispam Kota, Simulasi Sispam Kota, dan Apel Gelar Pasukan. Dalam hal ini tentunya kita bersama sama dengan instansi terkait dan penyelenggara pilkada melakukan antisipasi dan penagmanan khususnya di tempat tempat yang dapat menimbulkan potensi gangguan,”tambahnya.

Sementara itu Komisioner KPU Sanggau Edy Rahmansana berharap Pilkada serentak 2024 berjalan dengan lancar dan aman, serta masyarakat dapat menggunakan hak pilihnya dengan jujur tanpa adanya paksaan dari pihak manapun.

“Mitigasi risiko tahapan pemilukada adalah proses atau tindakan yang dilakukan oleh suatu institusi untuk mengurangi atau meminimalkan dampak dari risiko yang mungkin dihadapi dan bertujuan untuk mengurangi paparan institusi terhadap berbagai risiko yang dapat menyebabkan gangguan atau kerugian finansial yang signifikan,”katanya.

Mitigasi risiko tahapan pemilu adalah bagian penting dari manajemen risiko tahapan pemilu/pilkada yang mencakup identifikasi, analisis, dan penanganan risiko.

“Berharap dalam kegiatan ini adanya arahan dan sosialisasi mengenai setiap hal-halyang bersifat insidentil dan wajib berkoordinasi secara berjenjang KPU Kabupaten/Kota – KPU Provinsi untuk mendapatkan arahan dan petunjuk lebih lanjut,”harapnya.

Ditempat yang sama Ketua Bawaslu Sanggau Septiana Ika Kristia menyampaikan bahwa Bawaslu tidak hanya memiliki posisi strategis dalam memastikan penyelenggaraan tahapan pemilihan berjalan dengan baik, tetapi juga memastikan keadilan pemilu tetap terjaga melalui system penegakan hukum pemilu/pemilihan.

“Pemilu merupakan kontestasi politik yang rentan terjadinya pelanggaran maka merupakan manifestasi daulat rakyat yang perlu dijaga dan juga akan mencegah berbagai terjadinya hal yang merupakan pelanggaran dalam proses pemilu,”katanya.

Bawaslu juga menyediakan mekanisme pelayanan komplain masyarakat yang adil dan transparan dan akan memberikan hukuman setimpal bagi pelanggar yang mengakibatkan terganggungnya proses pemilu.

“Bawaslu melakukan pengawasan melekat secara cermat dan inovatif terhadap seluruh tahapan Pilkada, mulai dari tahap kampanye hingga tahap pemungutan suara dan penghitungan suara. Kolaborasi dan Kerjasama dengan Berbagai Stakeholder karena Bawaslu bekerja sama dengan lembaga penegak hukum, media, LSM, dan pihak-pihak terkait lainnya untuk memperkuat pengawasan terhadap potensi pelangaran pemilihan,” jelasnya.

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Komentar
Bagikan:

Iklan