10 Guru Positif Covid-19 Bertugas di SMAN 1 dan SMPN 1 Mempawah Hilir
![]() |
| Juru bicara Satgas Covid-19 Kabupaten Mempawah, Mukhtar Siagian | Suarakalbar: Dian Sastra. |
Mempawah (Suara Kalbar)-Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 Kabupaten Mempawah mengaku telah menerima surat resmi dari Dinas Kesehatan Provinsi Kalbar terkait delapan kasus baru terkonfirmasi Covid-19.
“Berdasarkan hasil swab PCR di laboratorium RS Untan, kedelapan orang yang terkonfirmasi positif Covid-19 adalah guru di SMP Negeri 1 Mempawah Hilir. Usia mereka antara 25 tahun hingga 54 tahun,” ungkap Juru Bicara Satgas Covid-19 Kabupaten Mempawah, Mukhtar Siagian.
Ia menuturkan, pengambilan sampel swab dan rapid test bagi warga sekolah dimulai dari SMA Negeri 1 Mempawah Hilir, Selasa (4/8/2020). Kemudian dilanjutkan ke SMP Negeri 1 Mempawah Hilir pada Rabu (5/8/2020).
Pengumuman yang disampaikan Gubernur Kalbar, Sutarmidji dan Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalbar, Harisson, hari ini, Kamis (20/8/2020), rupanya mengejutkan publik Kabupaten Mempawah.
Sebab hasil swab para guru tersebut, ternyata terdapat dua guru SMAN 1 Mempawah Hilir dan delapan guru SMPN 1 Mempawah Hilir yang terkonfirmasi positif.
“Atas hasil ini, kami di Satgas Covid-19 akan meminta agar pihak sekolah segera berkoordinasi dengan para guru yang terkonfirmasi positif tersebut. Yakni agar melaksanakan isolasi diri di rumah masing-masing selama 10 hari,” imbuh Mukhtar Siagian.
Menurut Mukhtar, jika ke-10 guru ini disiplin melaksanakan isolasi mandiri, ia yakin kesemuanya akan diberikan kesembuhan. Karenanya, ia meminta agar para guru yang terkonfirmasi positif, tetap tenang dan tidak panik.
“Status mereka semua adalah asimotimatik atau tanpa gejala. Jadi dengan isolasi mandiri, hendaknya mengkonsumsi makanan yang bergizi. Dan tim kesehatan kami juga akan turun memantau perkembangan kondisi mereka,” ujar Mukhtar.
Seperti diberitakan suarakalbar.co.id, pengambilan swab dan pelaksanaan rapid test bagi warga sekolah di SMAN 1 dan SMPN 1 Mempawah Hilir merupakan tindak lanjut Surat Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalbar Nomor 445/2312/Dinkes/Yankes/A tertanggal 12 Juli 2020.
Pengambilan swabs test PCR dikhususkan bagi para guru, staf tata usaha, cleaning servis, penjaga sekolah dan penjaga kantin yang berjumlah 80 orang. Sedangkan rapid test, dilakukan terhadap murid kelas III SMAN 1 Mempawah Hilir yang berjumlah 236 orang. Jadi total 316 orang.
Sedangkan di SMPN 1 Mempawah Hilir, warga sekolah dan murid kelas III yang dirapid test dan ambil sampel swab-nya berjumlah 244 orang. Pelaksanaan test merupakan langkah awal bagi SMAN 1 dan SMPN 1 Mempawah Hilir agar bisa melaksanakan proses pembelajaran tatap muka di tengah pandemi Covid-19.
Penulis : Dian Sastra






