SUARAKALBAR.CO.ID
Beranda Nasional Tingkat Kepuasan Publik Terhadap Kinerja Presiden Joko Widodo Masih Tinggi Pasca Pemilu

Tingkat Kepuasan Publik Terhadap Kinerja Presiden Joko Widodo Masih Tinggi Pasca Pemilu

DOK- Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Markas Besar TNI di Cilangkap, Jakarta Timur, Rabu 28 Februari 2024. SUARAKALBAR.CO.ID/ Beritasatu.com

Suara Kalbar-Sebanyak 76,6% responden mengaku puas dengan kinerja Presiden Jokowi. Angka itu didapat dari hasil survei terbaru Indikator Politik Indonesia menunjukkan approval rating atau tingkat kepuasan publik terhadap kinerja Presiden Joko Widodo (Jokowi) pasca-penyelenggaraan Pemilu 2024.

Peneliti utama Indikator Politik Indonesia, Burhanuddin Muhtadi dalam rilis survei secara daring bertajuk ‘Evaluasi Publik atas Pemilu 2024 dan Isu-isu Malpraktik Nasional, mengatakan ada 76,6% masyarakat yang puas terhadap kinerja Presiden Jokowi hari ini.

“Jadi ini satu temuan yang satu sisi ya itu memberi gambaran yang optimis bahkan di tengah tekanan inflasi terutama akibat kenaikan harga beras. Presiden Jokowi masih di atas 76% tepatnya 76,6% jadi artinya meskipun ada banyak hal yang menjadi perhatian publik masyarakat secara umum masih percaya terhadap Presiden Jokowi,” ujarnya dilansir dari Beritasatu.com,Rabu (28/2/2024).

Angka approval rating 76,6%, terdiri dari responden yang sangat puas sebanyak 27,0% dan yang cukup puas 49,6%. Sementara yang kurang puas sebanyak 11,4%, yang tidak puas sama sekali sebanyak 9,3% dan responden yang tidak tahu atau tidak menjawab sebanyak 2,7%.

Berdasarkan hasil survei tersebut mayoritas responden puas dengan kinerja Presiden Jokowi karena sering memberikan bantuan kepada rakyat kecil sebanyak 30,4%, membangun infrastruktur sebanyak 26,5%, kinerja Jokowi bagus sebanyak 14,9% serta presiden Jokowi merakyat sebanyak 9,5%.

“Tentu kita harus akui tidak semuanya faktor kepuasan itu akibat bansos. Ada kurang lebih sekitar seperempat yang puas terhadap kinerja presiden Jokowi karena dianggap sukses membangun infrastruktur,” ungkap Burhanuddin.

Meski begitu, Burhanuddin menuturkan terjadi penurunan approval rating Jokowi jika dibandingkan survei pada Januari 2024, sebelumnya tingkat kepuasan publik terhadap kinerja Presiden Jokowi berada di angka 78,6%.

Penurunan tersebut disebabkan karena beberapa hal dominan, seperti bantuan tidak merata sebanyak 25,9%, gagal memberantas korupsi 9,4%, harga kebutuhan pokok meningkat 7,9% dan hutang negara makin tinggi 5,9%.

Diketahui, survei Indikator ini dilakukan pada 18-21 Februari 2024 lalu atau seusai Pemilu 2024 terhadap 1.227 responden. Target populasi survei warga negara Indonesia yang berusia 17 tahun ke atas atau sudah menikah.

Sampel dipilih melalui metode random digit dialing (RDD) atau pembangkitan nomor telepon secara acak. Margin of error survei +- 2,9% pada tingkat kepercayaan 95%. Wawancara dengan responden dilakukan lewat telepon oleh pewawancara terlatih.

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Komentar
Bagikan:

Iklan