Produk UMKM Laris Manis, Sekda Ismail Tutup Wonderful Mempawah Festival 2024
Mempawah (Suara Kalbar) – Sekretaris Daerah Kabupaten Mempawah Ismail yang mewakili Bupati Erlina menutup Wonderful Mempawah Festival, Sabtu (24/2/2024).
Wonderful Mempawah Festival 2024 ini berlangsung sejak 19 Februari lalu di halaman Kantor Dinas Pendidikan, Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Disdikporapar), Jalan Raden Kusno, Kecamatan Mempawah Hilir.
Berdasarkan informasi panitia, produk UMKM yang ditampilkan laris manis diserbu masyarakat pengunjung. Setidaknya, perputaran uang perhari lebih dari Rp40 juta.
Dalam momen penutupan itu, Sekda Ismail berharap Wonderful Mempawah Festival dapat dilaksanakan setiap tahun dengan konsep lebih baik dan jumlah peserta yang lebih banyak.
“Dengan demikian, kegiatan ini memberikan nilai, bahkan dampak yang sangat positif bagi perekonomian di Kabupaten Mempawah,” harapnya.
Ismail lebih jauh mengatakan, terselenggaranya Wonderful Mempawah Festival merupakan bukti bahwa Pemkab Mempawah sangat peduli dengan upaya promosi wisata, ekonomi kreatif dan kebudayaan daerah.
Nah, karena kegiatan ini berjalan baik seperti yang diharapkan, mewakili Pemerintah Kabupaten Mempawah, Sekda Ismail memberikan apresiasi.
“Kami juga mengucapkan terima kasih kepada panitia pelaksana, pengisi acara, peserta lomba dan expo yang bersama-sama menyukseskan kegiatan ini,” ucap dia.
Sebelumnya, Kadisdikporapar El Zuratnam yang diwakili Kabid Pariwisata dan Kebudayaan Supriyani memaparkan, Wonderful Mempawah Festival selama ini selalu mendapat sambutan hangat dari masyarakat.
Ia menyebut, pada 2024 ini diikuti dan dimeriahkan 48 stand expo, 30 sanggar/sekolah/komunitas, serta dilaksanakan tiga lomba. Yakni, lomba lagu daerah, lomba kuliner dan lomba busana casual batik awan berarak.
Wonderful Mempawah Festival digelar dengan tujuan untuk meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan, sarana pembinaan sanggar seni budaya, serta even hiburan bagi masyarakat.
“Dan tak kalah penting, festival ini juga dapat menjadi wadah UMKM, pelaku usaha pariwisata, dan ekonomi kreatif untuk mempromosikan usaha maupun produknya,” beber Supriyani.
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS






