SUARAKALBAR.CO.ID
Beranda Daerah Bengkayang Wakil Bupati Bengkayang Tegaskan Tak Ada Dualisme Kadin

Wakil Bupati Bengkayang Tegaskan Tak Ada Dualisme Kadin

Wakil Bupati Bengkayang Syamsul Rizal saat membuka Musyawarah I Kadin Bengkayang yang digelar di Aula Kantor Bupati Bengkayang, Senin (18/12/2023). SUARAKALBAR.CO.ID/Kurnadi.

Bengkayang (Suara Kalbar) – Wakil Bupati Bengkayang Syamsul Rizal menegaskan tidak ada dualisme Kadin Bengkayang dan meminta pengurus dan anggota supaya dapat bersama membangun ekonomi rakyat khususnya di Bengkayang.

Hal ini disampaikannya saat Musyawarah I Kadin Bengkayang yang digelar di Aula Kantor Bupati Bengkayang, Senin (18/12/2023).

Musyawarah I Kadin Bengkayang dihadiri oleh Ketua Umum Kadin Kalbar, Wakil Bupati, Kapolres Bengkayang, Danlanud Harry Hadisoemantri, Dandim 1209/Bengkayang, Ketua DPRD, Ketua Pengadilan, Kepala Kejari Bengkayang, Sekretaris Daerah, Para Kepala Dinas dan Badan, Bank Kalbar, Bank BRI, Bank BNI, Bank, Bank Mandiri, Gepensi, Aspekindo, REI, IWAPI, IPEMI, PLN, PDAM, dan undangan lainnya.

Dalam Laporannya Nugroho Henray Ekasaputra Ketua Panitia Pelaksana musyawarah Pertama Kadin Bengkayang menyampaikan terima kasih atas kehadiran anggota dan peserta musyawarah pertama Kadin Bengkayang yang akan memilih ketua yang definitif.

Pelaksanaan musyawarah kadin yang pertama dengan tema Kolaborasi Kamar Dagang dan Industri Bengkayang dan Pemerintah Daerah dalam meningkatkan perekonomian Kabupaten Bengkayang.

Adapun peserta ada 30 lebih anggota dari Kadin Bengkayang yang sudah ada KTA atau Kartu Tanda Anggota dan pelaksanaan musyawarah ini dananya berasal dari uang kas setoran KTA anggota.“Semoga pelakaaan musda berjalan aman dan lancar dan mohon dukungan semua pihak,” tegasnya.

Dalam sambutannya Wakil Bupati Bengkayang Syamsul Rizal mengatakan Kadin ini harus satu jangan terpecah-pecah dan harus kompak, tidak ada dualisme Kadin di Bengkayang.

“Kami selaku Pemerintah Daerah menyambut baik keberadaan Kadin karena tak lama lagi akan di resmikan PLBN Jagoi Babang, dimana potensi ekonomi di Kabupaten Bengkayang sangat bagus dan potensinya baik, dimana di sekitar Kabupaten Bengkayang ada pelabuhan Kijing di Mempawah, ada Perbatasan Aruk dan Jagoi Babang, ada pelabuhan di Kuching Malaysia,”jelasnya.

Kedepan selain produksi kelapa sawit Kabupaten Bengkayang juga akan kembangkan kelapa hibrida dan hendaknya kita tidak cuma menonton saja dan menggarap potensi yang ada untuk kesejahteraan masyarakat.

“Untuk kemajuan tersebut tentunya butuh campur tangan pengusaha dalam hal ini rekan dari Kadin,” jelasnya.

Ketua DPD Partai Golkar Bengkayang ini pun meminta anggota Kadin jangan hanya di isi semua kontraktor saja, akan tetapi mencakup semua asosiasi serta pengusaha Bengkayang dan mewajibkan anggota Kadin memiliki rekening Bank Daerah atau Bank Kalbar supaya dapat bersama membangun ekonomi rakyat khususnya di Bengkayang.

Pjs Ketua Kadin Provinsi Kalbar Arya Rizqi Darsono menyampaikan selamat dan sukses atas terselenggaranya musyawarah Kadin Pertama Kabupaten Bengkayang.

Keberadaan Kadin yaitu untuk merangkul pengusaha dan gabungan pengusaha serta merumuskan program kerja dimasa yang akan datang.

“Adanya pandemi Covid-19 selama dua tahun telah berpengaruh kepada keberadaan dunia usaha, namun setelah Covid-19 pertumbuhan perekonomian sudah Indonesia semakin baik dan meningkat , namun beberapa persoalan global seperti perang Rusia dan Ukraina juga berpengaruh terhadap inflasi,” katanya.

Peran Kadin vital dalam pembangunan ekonomi baik pusat maupun daerah, dan satu satunya wadah pengembangan dunia usaha yang sentral dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.

Ia berpesan jika ada yang mengatas namakan Kadin dan menggunakan atribut Kadin di Bengkayang diluar kadin yang ada saat ini yang telah musyawarah pertama ini, maka agar dilakukan tindakan hukum.

Ketua Kadin dapat menjadi kabupaten di Indonesia dapat mengawal regulasi dan peraturan daerah dan setiap pelaku usaha harus dan wajib ada KTA Kadin. Kemudian

“Kadin berperan serta dalam menjaga stabilitas menjelang pemilu serta bersikap kadin yaitu netral konsentrasi untuk tetap menjaga iklim usaha,”tegasnya.

Pj Ketua Kadin Bengkayang Kiki Frederik Sarumpaet mengatakan KADIN adalah wadah bagi para pengusaha dan merupakan induk organisasi dari organisasi perusahaan dan organisasi pengusaha yang berperan aktif sebagai mitra strategis pemerintah dalam upaya meningkatkan perekonomian daerah baik di sektor perdagangan, dan lain sebagainya.

“Perindustrian, jasa, UMKM Kedepannya inovasi program-program kerja Kadin Kabupaten Bengkayang yang kongkrit diharapkan akan mampu memberikan manfaat yang bisa dirasakan langsung oleh masyarakat serta khususnya bagi para pelaku usaha di Kabupaten Bengkayang,” jelansya.

Komitmen seluruh anggota Kadin Kabupaten Bengkayang dan tentunya didukung dengan sinergitas yang baik dengan pemerintah Kabupaten Bengkayang diharapkan akan mampu menyumbangkan kontribusi yang lebih baik dan siginifikan pada perekonomian Kabupaten Bengkayang.

“Ketika dunia usaha tumbuh dengan baik maka akan tercipta lapangan pekerjaan dan berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan masyarakat khususnya di Kabupaten Bengkayang,” paparnya.

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Komentar
Bagikan:

Iklan