SUARAKALBAR.CO.ID
Beranda Daerah Mempawah Sampan Nelayan Pecah Diterjang Ombak di Laut Mempawah, Ima Karimah: Ya Allah, Tolong Selamatkan Suami Saya

Sampan Nelayan Pecah Diterjang Ombak di Laut Mempawah, Ima Karimah: Ya Allah, Tolong Selamatkan Suami Saya

Ima Karimah, warga Desa Kuala Secapah, bersama anak laki-lakinya dengan setia menunggu kepulangan suaminya. Seraya menangis terisak, ia berharap suaminya dapat ditemukan di Laut Mempawah.

Mempawah (Suara Kalbar)-Di antara anggota keluarga para
nelayan yang hingga kini belum ditemukan posisinya, seorang wanita bernama Ima
Karimah, warga Desa Kuala Secapah, yang terus menangis.

Kepada suarakalbar.co.id, Ima Karimah, seraya menangis
terisak-isak, tak kunjung berhenti menyebut nama Tuhan agar menyelamatkan
suaminya, Joni Ahmad.

“Ya Allah, tolong selamatkan suami saya. Tolong hamba Ya
Allah, tolong suami saya,” ujarnya seraya terisak-isak.

Tangisan Ima Karimah memicu keheningan di dermaga ujung
Pelabuhan Kuala Mempawah yang kini makin ramai didatangi warga setelah mendapat
kabar sejumlah nelayan hilang usai diterjang angin kencang dan ombak tinggi.

Tak sedikit ibu-ibu yang ikut menangis. Memikirkan nasib para
nelayan yang hingga kini belum diperoleh informasi posisi dan keselamatan
mereka.

Menurut Ima, suaminya Joni Ahmad, berangkat melaut bersama
seorang temannya, Rabuansyah. Mereka turun dari rumah pada Sabtu (28/11/2020) pukul
23.30 WIB tadi malam.

“Tak ada firasat apapun bang. Karena suami saya dan temannya
Rabuansyah memang hari-harinya melaut. Dari kecil, keduanya sudah melaut. Jadi
tadi malam, saya biasa saja melepas kepergian suami saya,” ujarnya.

Tahu-tahu dia mendapat kabar bahwa sejumlah nelayan hilang
di laut Mempawah karena diterjang angin kencang dan ombak tinggi sekitar pukul
08.00 WIB.

“Apalagi saya dapat kabar ada sampan nelayan yang pecah di lautan.
Saya panik memikirkan suami saya, lalu membawa anak laki-laki saya ini ke laut
untuk menunggu kepulangan bapaknya,” kata Ima seraya menangis lagi.

Tak hanya memohon pertolongan Allah Taala, dia juga meminta
bantuan dari Basarnas, TNI AL, BPBD dan pihak-pihak terkait lainnya untuk turun
membantu mencari suaminya.

“Mumpung hari masih siang, tolong bantu cari posisi suami
saya. Sebab sampai sekarang, HP dia masih tak aktif,” pungkasnya.

 

Penulis : Tim Liputan

Komentar
Bagikan:

Iklan