Kades Binjai Bersama Kawil Datangi BPN Sanggau
![]() |
| Kades dan Kawil usai pertemuan dengan Kasubag TU BPN Sanggau foto bersama di depan Kantor.SUARAKALBAR.CO.ID/Ist |
Sanggau (Suara Kalbar) – Kepala Desa (Kades) Binjai Heriyanto bersama empat kepala kewilayahan (Kawil) atau biasa disebut kepala dusun (Kadus) mendatangi kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) Sanggau untuk mempertanyakan program Pendaftaran Tanah Sertifikat Lengkap (PTSL) yang belum pernah didapat masyarakat desa Binjai Kecamatan Tayan Hulu, Kabupaten Sanggau,.
Selain Empat Kawil turut serta dalam kesempatan tersebut anggota DPRD Kabupaten Sanggau Yuvenalis Krismono serta ketua dan anggota BPD Desa Binjai.
Kepala Desa Binjai Heriyanto mengatakan, kedatangan pihaknya ke BPN Sanggau untuk mempertanyakan program PTSL yang selama ini sangat diinginkan masyarakat.
“Desa Binjai terakhir mendapat program sertifikasi tanah dari pemerintah pada tahun 2006, saat itu PRONA namanya. Sekarang, semenjak pak Jokowi jadi Presiden, kami belum pernah dapat program pemerintah tersebut,” katanya, Selasa (22/12/2020)
Disampaikannya bahwa usulan dari desa agar memperoleh program gratis dari pemerintah tersebut sudah sering kali diusulkan ke BPN Sanggau.
“Bahkan pada tahun 2018 dari pihak BPN sudah melakukan sosialisasi di Desa Binjai dan masyarakat sudah menyiapkan dokumen persyaratan yang dimintakan BPN. Hanya saja, program tersebut tidak juga dirasakan masyarakat,”ucap Heriyanto.
Tahun 2019 sudah pernah menyurati BPN dan tidak dibalas pihak BPN. Tahun 2020, dua kali kami menyurati BPN dan dibalas BPN tertanggal 19 Oktober 2020 yang isi suratnya memberitahukan bahwa Desa Binjai tidak mendapat program tersebut.
“Masyarakat bertanya terus, makanya hari ini kami bersama kepala kewilayahan dan BPD mendatangi BPN guna mempertanyakan program ini di 2021. Dan kami didampingi anggota DPRD Sanggau pak Krismono,” ucapnya.
Disampaikan Heri bahwa saat berada di kantor BPN Sanggau, pihaknya diterima Kasubag TU.
“Yang menerima kami pak Husein. Dan beliau menyampaikan bahwa Desa Binjai akan menjadi prioritas di tahun 2021. Beliau baru satu bulan, pindahan dari Putussibau,” jelas Heriyanto.
Kades berharap, BPN Sanggau tidak hanya memberikan janji, tapi juga bisa merealisasikan keinginan masyarakat untuk bisa merasakan program Presiden RI Joko Widodo tersebut.
“Tahun 2019 kami juga pernah disampaikan pihak BPN akan diprioritaskan di tahun 2020. Ternyata tahun 2020 tidak ada juga. Masyarakat bertanya terus mengapa Desa Binjai belum pernah mendapat program tersebut. Sementara ada desa lain ada yang sudah dua bahkan tiga kali mendapat program tersebut,” ucapnya.
Heriyanto menambahkan, tahun depan pihaknya kembali akan mengusulkan program tersebut ke BPN Sanggau.
“Tahun depan, Januari 2021 saya akan kembali mengusulkan ke BPN agar Desa Binjai bisa diakomodir dalam program tersebut,” ungkapnya.
Penulis: Darmansyah






