BPBD KKU Monitoring Wilayah Teluk Batang Utara, Warga Diimbau Waspada Banjir
Kayong Utara (Suara Kalbar)- Berdasarkan Informasi dari BMKG Stasiun Klimatologi Kalimantan Barat. Badan Penagulangan Bencana Daerah (BPBD) Kayong Utara informasikan peringatan dini curah hujan yang begitu tinggi berdasarkan data harian dari tanggal 1-9 Oktober 2022 di Wilayah Kabupaten Kayong Utara.
Adapun potensi curah hujan yang begitu tinggi yang terjadi beberapa wilayah di Kabupaten Kayong Utara adalah wilayah Kecamatan Kepulauan Karimata, Kecamatan Pulau Maya, Kecamatan Seponti, Kecamatan Teluk Batang, Kecamatan Simpang Hilir dan Kecamatan Sukadana dengan curah hujan diatas kurang lebih 100 mm.
Menurutnya dari hasil Tim Monitoring BPBD Kayong Utara pada Sabtu (8/10) kemarin pukul 12.30 WIB untuk wilayah yang terdampak genangan air hujan yaitu Kecamatan Teluk Batang Desa Teluk Batang Utara Dusun Karya Bhakti RT 16 sebanyak 25 pekarangan halaman rumah yang terendam air dengan tinggi air 7-11cm dan diantara 5 rumah tersebut tinggi air dari lantai rumah 2-7cm.
Badan Penangulagan Bencana Daerah Kayong Utara akan terus memantau perkembangan kondisi wilayah yang telah terdampak banjir, menurutnya sejauh ini belum ditemukan korban jiwa bahkan belum ada terjadinya warga yang mengungsi bahkan akses jalan umum di wilayah tersebut terpantau tidak terendam banjir.
Kepala Pelaksana Badan Penagulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kayong Utara Rahadi, menghimbau masyarakat Kabupaten Kayong Utara agar selalu waspada terhadap banjir akibat curah hujan tinggi yang berpotensi mengakibatkan terjadinya banjir.
“Memasuki musim penghujan masyarakat diharapkan lebih waspada apabila curah hujan yang berpotensi mengakibatkan banjir, segera amankan perabotan rumah tangga anda yang berharga ke tempat yang lebih tinggi, mematikan aliran listrik, menjauhi dari aliran air yang lebih dalam dan melaporkan peristiwa tersebut kepada aparat desa TNI, POLRI dan BPBD Kayong Utara,”katanya.
Kemudian Berdasarkan Surat Edaran Bupati Kayong Utara Nomor 362/20/BPBD.A/2022 tanggal 17 Februari 2022 tentang Peringatan Dini dan Langkah-langkah Kesiapsiagaan Menghadapi Potensi Ancaman Banjir dan Gerakan Tanah (Longsor) Periode Bulan Februari 2022 upaya persiapan menghadapi keadaan darurat bencana banjir dan Gerakan tanah telah ditentukan area titik kumpul yaitu Kecamatan Sukadana di Gedung Istana Rakyat Sukadana, Kecamatan Simpang Hilir di Gedung Serba Guna Kantor Kecamatan Simpang Hilir, Kecamatan Teluk Batang di Gedung Serba Guna Kantor Kecamatan Teluk Batang, Kecamatan Seponti di Gedung eks Puskemas Telaga Arum, Kecamatan Pulau Maya di Gedung Pelabuhan Tanjung Satai dan Kecamatan Kepulauan Karimata di Gedung/Kantor Desa.
“Selanjutnya Pembentukan area titik kumpul pada setiap desa di setiap kecamatan dapat diupayakan berdasarkan keamanan lokasi dari bencana banjir dan longsor, luas area serta kemudahan akses,” tegasnya.
Sedangkan untuk Mobil Evakuasi Korban Bencana pada OPD terkait dan Instansi Vertikal yaitu Badan Penanggulangan Bencana Daerah: 1 Unit, Kepolisian Resort Kayong Utara: 1 Unit, Dinas Perhubungan: 1 Unit, Dinas Kesehatan dan Keluarga Berencana: 2 Unit, Satuan Polisi Pamong Praja: 1 Unit, Dinas Pekerjaan Umum & Perumahan Rakyat: 1 Unit dan Taman Nasional Gunung Palong: 1 Unit.
Tidak hanya itu Kepala Pelaksa BPBD Kayong Utara telah mensiagakan petugas selama 24 jam serta melampirkan nomor layanan panggilan telfon yaitu 0813-5237-0632.
“Kami dari BPBD mengajak seluruh lapisan masyarakat khususnya para kepala Desa dan didukung penuh unsur (muspika) Kecamatan di Kabupaten Kayong Utara untuk meningkatkan kesiapsiagaan terutama di daerah yang rawan terjadi bencana banjir, angin puting beliung dan tanah longsor,”pungkasnya.
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS






