APBD 2021 Menurun di Tengah Pandemi, Bupati Sintang Ingatkan OPD Lakukan Efisiensi
![]() |
| Bupati Sintang Jarot Winarno saat memberikan pengarahan apel bulanan di kalangan Aparatur Sipil Negara (ASN) di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Sintang pada Senin (18/1/2021). |
Sintang (Suara Kalbar) – Bupati Sintang dr. H. Jarot Winarno postu APBD Kabupaten Sintang pada 2021 kurang menggembirakan akibat pandemi Covid-19. Hal ini menyebabkan penerimaan daerah terganggu baik dari pajak daerah maupun restribusi daerah serta penurunan anggaran terutama dana transfer ke daerah dari pemerintah pusat.
“Dalam kondisi seperti ini, kita harus selektif dan melakukan efisiensi yang ketat terhadap alokasi belanja daerah,” ujar Bupati Sintang, dr H Jarot Winarno saat memimpin pelaksanaan apel bulanan dan silaturahmi Natal 2020 untuk kalangan Aparatur Sipil Negara (ASN) di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Sintang di Halaman Kantor Bupati Sintang pada Senin (18/1/2021).
Hadir dalam pelaksanaan apel diantaranya Sekretaris Daerah Kabupaten Sintang Yosepha Hasnah, Staf Ahli Bupati Sintang, Asisten, Kepala Organisasi Perangkat Daerah, Kepala Bidang, Kepala Bagian, Kasubbag dan staf di jajaran Lingkungan Pemerintah Kabupaten Sintang.
Jarot Winarno mengajak Aparatur Sipil Negara (ASN) di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Sintang untuk mulai melaksanakan lelang kegiatan yang berdampak langsung kepada masyarakat Kabupaten Sintang untuk menggerakan ekonomi masyarakat yang terpuruk akibat pandemi Covid-19.
“Fokus kita harus membantu menggerakkan perkonomian daerah dan mengendalikan penyebaran Covid-19. Oleh karenanya, dalam apel bulanan awal tahun 2021 ini, saya meminta kepada pimpinan OPD seluruh staf untuk tetap optimis dalam bekerja,” jelasnya.
Jarot Winarno mengatakan dengan kondisi seperti agar jangan patah semangat.
“Terus memanfaatkan peluang yang ada dan jangan kendor memberikan pelayanan publik yang terbaik. Dalam kondisi seperti ini, determinasi kegiatan pembangunan kita harus diperkuat, saya minta semua pimpinan OPD mempercepat pelelangan kegiatan pembangunan yang berdampak besar bagi masyarakat,” katanya.
Anggaran di semua OPD, kata Jarot, harus cepat mengucur ke masyarakat untuk menggerakan perekonomian daerah Kabupaten Sintang.
“Di akhir tahun 2020 tepatnya tangal 9 Desember 2020, kita berhasil melaksanakan pilkada serentak secara aman, damai dan lancar. Tercatat sekitar 82 persen masyarakat Sintang datang ke TPS dan mencoblos calon pemimpinnya berdasarkan prinsip luber dan jurdil,” katanya.
Jarot mengungkapkan bahwa semua pihak di Kabupaten Sintang patut berbangga bahwa perhelatan politik lokal yang besar ini didukung tingkat kedewasaan politik masyarakat yang sudah sangat baik.
“Kita pun harus mengapresiasi kinerja KPUD, Bawaslu dan aparat keamaan yang telah bekerja sangat optimal mengawal pilkada serentak di Kabupaten Sintang,” jelasnya.
Orang nomor satu di Kabupaten Sintang ini mengatakan akan memasuki tahap sidang pleno KPUD untuk menetapkan pemenang Pilkada di Kabupaten Sintang.
“Selanjutnya mempersiapkan tahap pelantikan calon Bupati dan Wakil Bupati terpilih. Saya meminta kepada seluruh ASN di Kabupaten Sintang, untuk memanfaatkan modal politik paska pilkada serentak 2020 ini, terus membangun Kabupaten Sintang,” katanya.
Menurutnya, masalah dan tantangan daerah cukup kompleks, hanya dengan bekerja keras, bekerja sama dan bersinergi, membuat Kabupaten Sintang terus melangkah menjadi lebih baik lagi di masa depan.
Penulis : Media Center Pemkab Sintang






