SUARAKALBAR.CO.ID
Beranda Daerah Mempawah Cuci Baju Bawa Petaka, Ibu Rumah Tangga di Sungai Pinyuh Meninggal Dunia

Cuci Baju Bawa Petaka, Ibu Rumah Tangga di Sungai Pinyuh Meninggal Dunia

Petugas Polsek Sungai Pinyuh saat menggelar olah TKP dan mengetes aliran kabel di mesin cuci yang menjadi penyebab Uray Suryani meninggal dunia tersengat arus listrik, Senin (25/7/2022). SUARAKALBAR.CO.ID/Foto. IST

Mempawah (Suara Kalbar) – Seorang ibu rumahtangga di Sungai Pinyuh, Kabupaten Mempawah, Kalimantan Barat, meninggal dunia tersengat arus listrik usai mencuci pakaian, Senin (25/7/2022) pukul 12.30 WIB.

Ibu yang malang itu bernama Uray Suryani, 51 tahun, sempat dilarikan ke Puskesmas, namun ia kemudian dinyatakan meninggal dunia.

Informasi yang dihimpun, insiden maut ini terjadi ketika Uray Suryani, mencuci pakaian dengan sarana mesin cuci di kediamannya, Gang Beringin, Kelurahan Sungai Pinyuh, Kecamatan Sungai Pinyuh.

Usai mencuci, ia mematikan mesin cuci dan bermaksud mencabut kabel. Hanya saja, karena diduga tangannya masih dalam kondisi basah, ia pun langsung tersengat aliran listrik.

Akibat peristiwa itu, menurut saksi mata, tubuh korban terlempar sekitar satu meter.

Pihak keluarga dan para tetangga yang melihat korban sudah tampak mengkhawatirkan, membawanya ke Puskesmas Rawat Inap Sungai Pinyuh untuk tindakan medis.

Hanya saja, sesampainya di Puskesmas, Uray Suryani dinyatakan telah meninggal dunia.

Kapolres Mempawah, AKBP Fauzan Sukmawansyah, melalui Kapolsek Sungai Pinyuh,AKP Rismanto Ginting, ketika dikonfirmasi, membenarkan kejadian tersebut.

“Benar, korban Uray Suryani diduga tersengat listrik saat hendak mencabut kabel aliran mesin cuci. Ia dinyatakan meninggal dunia sesampainya di Puskesmas Rawat Inap Sungai Pinyuh,” ungkap Rismanto Ginting.

Dijelaskan Kapolsek, pihak keluarga sudah mengikhlaskan, dan dapat menerima kejadian ini dikarenakan musibah yang tak diinginkan bersama.

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Komentar
Bagikan:

Iklan