SUARAKALBAR.CO.ID
Beranda News Headline Youtuber Bali Andy Opa Gaul Sebut Perayaan Cap Go Meh Pontianak Paling Istimewa

Youtuber Bali Andy Opa Gaul Sebut Perayaan Cap Go Meh Pontianak Paling Istimewa

Youtuber Bali Andy Opa Gaul Saat Hadir di Panggung Kehormatan Jalan Diponegoro. SUARA KALBAR.CO.ID/Fajar Bahari.

Pontianak (Suara Kalbar) – Suasana pagi di ruas Jalan Gajah Mada, Kota Pontianak, Minggu (1/3/2026), tampak berbeda dari biasanya. Tabuh genderang mengiringi perjalanan puluhan replika naga menuju Kelenteng Kwan Tie Bio untuk menggelar Ritual Naga Buka Mata.

Tradisi Tionghoa ini menghadirkan atraksi budaya yang memikat ribuan warga. Sejak pagi, masyarakat memadati sepanjang jalan untuk menyaksikan prosesi sakral yang menjadi pembuka rangkaian Festival Cap Go Meh tahun ini. Kemeriahan ritual tersebut juga menarik perhatian wisatawan lokal hingga mancanegara yang ingin melihat langsung kekayaan budaya di Kota Pontianak.

Salah satu peserta yang mencuri perhatian adalah Naga Karya Abadi. Replika naga sepanjang 55 meter itu diarak oleh lebih dari seratus peserta. Keikutsertaannya semakin istimewa karena mendapat dukungan dari YouTuber asal Bali, Andy Opa Gaul.
Pria berusia 70 tahun kelahiran Binjai, Sumatra Utara, itu mengaku baru pertama kali merasakan langsung kemeriahan perayaan Cap Go Meh di Pontianak.

“Total ada dua naga yang Opa support, selain Naga Karya Abadi ada Naga Pemadam Kebakaran Mandiri yang panjangnya 118,8 meter. Opa baru merasakan kemeriahan Cap Go Meh di Kota Pontianak. Memang benar kalau dibilang terbesar se-Asia Tenggara. Salah satu sahabat Opa menghubungi untuk minta dukungan dalam persiapan pembuatan naga. Opa support hingga hadir melihatnya sendiri,” ujarnya.

Youtuber Bali Andy Opa Gaul Saat Hadir di Panggung Kehormatan Jalan Diponegoro. SUARA KALBAR.CO.ID/Fajar Bahari.

Tak hanya memberikan dukungan moral dan materiil kepada tim naga, YouTuber yang dikenal dengan inisial AOG itu juga membawa misi sosial. Ia menyiapkan 500 paket sembako untuk dibagikan kepada masyarakat yang membutuhkan.

“Ada 500 paket sembako yang Opa siapkan untuk dibagikan ke masyarakat yang membutuhkan. Setelah dari perayaan ritual ini, Opa langsung bagikan ke mereka yang membutuhkan,” katanya.

Ritual Buka Mata Naga sendiri merupakan bagian penting sebelum replika naga diarak mengelilingi Kota Pontianak. Prosesi ini dipercaya sebagai momen memanggil roh naga langit agar memasuki replika naga, sehingga memberikan keselamatan bagi peserta maupun warga selama atraksi berlangsung.

Usai ritual di kelenteng, replika-replika naga kemudian beratraksi di depan panggung besar di pertigaan Jalan Diponegoro. Selanjutnya, naga-naga tersebut berkeliling mengunjungi berbagai tempat. Kehadiran naga dipercaya membawa keberuntungan dan rezeki.

Puncak perayaan Cap Go Meh Pontianak dijadwalkan berlangsung pada 3 Maret 2026 dengan parade naga spektakuler. Sebanyak 49 naga akan ambil bagian dalam parade yang dimulai dari Jalan Patimura dan melintasi panggung utama di Jalan Gajah Mada, menjadikan Kota Pontianak kembali sebagai pusat perhatian dalam perayaan budaya Tionghoa terbesar di Kalimantan Barat.

Penulis: Fajar Bahari

Komentar
Bagikan:

Iklan