Peneliti ITS Apresiasi Kinerja Bahlil Jaga Pasokan BBM
Suara Kalbar – Peneliti Lab Rekayasa Termal dan Sistem Energi Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya Ary Bachtiar Krishna Putra mengapresiasi kinerja Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia bersama pemerintah dalam menjaga ketahanan energi dan kelancaran pasokan bahan bakar minyak (BBM) selama libur Lebaran 2026.
Ary menilai keberhasilan tersebut tidak terlepas dari pengalaman pemerintah dalam mengelola kebutuhan energi saat periode mudik Lebaran yang berlangsung setiap tahun.
“Karena ini event tahunan, pemerintah sudah memiliki pengalaman untuk memastikan pasokan dan stabilitas harga BBM tetap terjaga,” ujar Ary dilansir dari beritasatu.com
Menurutnya, kinerja tersebut juga mampu meredam kekhawatiran publik terkait ketersediaan BBM di tengah meningkatnya tensi geopolitik global.
Ia menjelaskan pola konsumsi BBM selama Lebaran relatif mudah diprediksi karena lonjakan permintaan hanya terjadi dalam periode singkat, umumnya sekitar satu pekan selama arus mudik dan arus balik.
“Kalau Lebaran memang ada peningkatan karena mudik, tetapi waktunya terbatas, sekitar seminggu dari keberangkatan hingga kembali,” jelasnya.
Selain faktor pengalaman dan pola konsumsi, Ary menilai perilaku masyarakat yang semakin bijak dalam menggunakan BBM turut berkontribusi terhadap stabilitas pasokan. Kekhawatiran terhadap potensi kelangkaan justru mendorong masyarakat untuk lebih hemat dalam konsumsi energi.
“Kalau masyarakat mulai mengendalikan diri untuk tidak berlebihan, dampaknya terasa. Di beberapa daerah, antrean BBM juga sudah tidak terlalu terlihat,” katanya.
Meski demikian, Ary mengingatkan ketahanan energi Indonesia secara fundamental masih menghadapi tantangan, terutama terkait kapasitas cadangan BBM yang relatif terbatas dibandingkan negara lain di kawasan.
Ia menyebut cadangan energi nasional saat ini berada pada kisaran 20 hingga 28 hari, jauh di bawah negara seperti Jepang dan Singapura yang memiliki cadangan hingga beberapa bulan.
Sumber: Beritasatu.com
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS






