Marc Marquez Tercepat di Latihan GP Amerika Meski Terjatuh
Suara Kalbar – Pembalap andalan Ducati, Marc Marquez, menunjukkan mentalitas juara dalam sesi latihan bebas Grand Prix Amerika Serikat 2026 di Circuit of the Americas (COTA). Meski sempat mengalami insiden kecelakaan pada Jumat (273/2026) waktu setempat, pembalap berjuluk The Baby Alien ini berhasil bangkit dan memimpin catatan waktu tercepat, sekaligus hampir memecahkan rekor lap tercepat di sirkuit tersebut.
Persaingan mulai memanas pada 15 menit terakhir sesi latihan saat para pembalap mulai melakukan time attack demi mengamankan tiket otomatis ke kualifikasi kedua (Q2). Marco Bezzecchi dari tim Aprilia sempat menjadi yang tercepat, disusul oleh performa menjanjikan dari Enea Bastianini (KTM) dan Luca Marini yang kini membela Honda, yang menunjukkan potensi besar di lintasan teknis Texas ini.
Marquez, yang memegang rekor tujuh kemenangan di COTA, membuktikan mengapa ia dijuluki raja di sirkuit ini. Dengan sisa waktu 10 menit, ia berhasil menggeser Bezzecchi setelah mencatatkan waktu 2.01.267.
“Namun, catatan tersebut awalnya belum cukup untuk membendung kecepatan Fabio Di Giannantonio dari tim VR46 yang memacu motor spek terbaru, Desmosedici GP26,” lapor Motogpnews, Sabtu (28/3/2026).
Di Giannantonio terus menebar ancaman dan hampir mengakhiri sesi sebagai yang tercepat hingga detik-detik terakhir. Namun, Marquez merespons dengan luar biasa lewat catatan waktu fantastis 2.00.927. Keunggulan Marquez terlihat jelas di sektor ketiga COTA, di mana ia berhasil memangkas waktu secara signifikan dibandingkan dengan raihan sektor milik Di Giannantonio.
Sebelumnya pada sesi FP1, bintang muda KTM, Pedro Acosta, sempat mencuri perhatian dengan menjadi yang tercepat. Momentum tersebut sempat ia bawa ke sesi latihan kualifikasi dengan memimpin tabel waktu lewat torehan 2.02.310, sebelum akhirnya posisi puncak tersebut direbut oleh juara dunia bertahan, Francesco Bagnaia dari tim pabrikan Ducati.
Bagnaia sendiri menunjukkan ritme balap yang solid di awal sesi, namun ia tampak masih kesulitan menemukan kecepatan maksimal dalam satu putaran tunggal (single-lap speed) di Austin. Meski sempat menunjukkan performa menjanjikan di awal, Bagnaia hampir saja terlempar ke kualifikasi pertama (Q1) sebelum akhirnya berhasil mengamankan posisi kedelapan di akhir hari Jumat.
Perjalanan Marquez di hari pertama ini tidaklah mulus karena ia sempat mengalami low-side crash pada sesi pagi. Kecelakaan tersebut sempat membuatnya tampak ragu untuk langsung memacu motor GP26 miliknya secara maksimal di awal sesi latihan kedua. Ia memilih untuk membangun ritme secara perlahan sebelum akhirnya meledak dan memimpin catatan waktu setelah 35 menit sesi berjalan.
Hasil latihan ini semakin mengukuhkan Marc Marquez sebagai favorit utama untuk meraih pole position pada sesi kualifikasi besok. Dengan performa sektor ketiga yang dominan dan adaptasi cepat pascakecelakaan, Marquez berpeluang besar untuk kembali naik ke podium tertinggi di sirkuit yang telah membesarkan namanya tersebut.
Sumber: Beritasatu.com






