Kakanwil Kemenag Kalbar Hadiri Festival Sahur-Sahur 2026 di Mempawah
Mempawah (Suara Kalbar) – Festival Sahur-Sahur ke-23 Tahun 2026 resmi dibuka Gubernur Kalbar Ria Norsan di halaman Disdikporapar Mempawah, Sabtu (28/2/2026).
Festival yang akan berlangsung selama sepekan ini diikuti oleh seluruh kabupaten/kota se-Kalimantan Barat sebagai bagian dari syiar Ramadan sekaligus pelestarian tradisi masyarakat.
Pembukaan festival dihadiri oleh Menteri Pariwisata Republik Indonesia yang diwakili oleh Reza Pahlevi selaku perwakilan Deputi Event Daerah Kementerian Pariwisata RI, para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan kepala instansi tingkat Provinsi Kalimantan Barat, serta Bupati Mempawah selaku tuan rumah.
Dari unsur Kementerian Agama, hadir Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Barat Muhajirin Yanis beserta para pejabat Eselon III, Kepala Bagian (Kabag), dan Kepala Bidang (Kabid) di lingkungan Kanwil Kemenag Kalbar.
Turut hadir Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Mempawah, Ikhwan Pohan, beserta jajaran.
Dalam sambutannya, Bupati Mempawah mengajak seluruh peserta untuk menjaga sportivitas selama pelaksanaan festival.
Ia juga menekankan pentingnya mendukung pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di tengah arus modernisasi, sekaligus melestarikan tradisi dan kearifan lokal sebagai identitas daerah.
Sementara itu, Gubernur Kalimantan Barat menyampaikan bahwa Festival Sahur-Sahur merupakan agenda yang selalu dinantikan masyarakat sebagai ruang ekspresi dan kreativitas.
Ia menuturkan bahwa pelaksanaan festival yang bertepatan dengan perayaan Imlek dan bulan suci Ramadan menjadi simbol kolaborasi dan harmoni antar masyarakat dalam membangun daerah serta memperkuat persatuan di Kalimantan Barat.
Gubernur juga menegaskan bahwa Festival Sahur-Sahur tidak hanya berdimensi hiburan, tetapi juga berperan dalam pelestarian budaya serta pemberdayaan UMKM. Ia berharap seluruh rangkaian kegiatan dapat berlangsung lancar, aman, dan tertib.
Festival Sahur-Sahur 2026 menjadi momentum mempererat silaturahmi dan memperkuat sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah provinsi, dan pemerintah kabupaten dalam menyemarakkan bulan suci Ramadan serta menjaga kebersamaan di tengah keberagaman masyarakat.
Penulis: Yaumi Humas Kemenag
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS






