SUARAKALBAR.CO.ID
Beranda Otomotif Chery-JLR Siap Luncurkan Freelander, SUV Elektrifikasi Baru

Chery-JLR Siap Luncurkan Freelander, SUV Elektrifikasi Baru

Chery-JLR Siap Luncurkan Freelander, SUV Elektrifikasi Baru

Suara Kalbar – Kolaborasi Chery dan Jaguar Land Rover (JLR) siap meluncurkan model pertama dari merek elektrifikasi terbaru mereka, Freelander, pada 31 Maret 2026.

Peluncuran ini menjadi tonggak baru bagi perusahaan patungan tersebut dengan menghadirkan merek kendaraan energi baru (NEV) yang berdiri sendiri. Model ini sebelumnya telah diperkenalkan pada Januari 2026 dan sempat terlihat dalam uji jalan dengan balutan kamuflase.

Dikutip dari Car News China, Selasa (24/3/2026), Freelander diposisikan sebagai merek global kendaraan listrik pintar yang menggabungkan teknologi kendaraan listrik milik Chery dengan DNA kemewahan dan kemampuan off-road khas Jaguar Land Rover.

Nama Freelander sendiri memiliki sejarah panjang. Model ini pertama kali diperkenalkan pada 1997 dan sempat menjadi SUV terlaris di Eropa selama lima tahun berturut-turut berkat kemampuan 4×4, fleksibilitas di berbagai medan, serta kenyamanan berkendara.

Model perdana Freelander akan hadir sebagai SUV plug-in hybrid dengan kapasitas enam penumpang. Dari teaser yang dirilis, mobil ini mengusung desain kokoh dengan bentuk tegas yang disebut sebagai mini Defender versi China.

Bagian depan dilengkapi lampu utama berbentuk persegi dengan teknologi LED berpola piksel. Untuk performa, mobil ini diperkirakan mengusung kombinasi mesin 1.5T dengan tiga motor listrik dalam sistem plug-in hybrid.

SUV ini dibangun di atas platform listrik E0X milik Chery dan akan dibekali teknologi terkini, seperti sistem berkendara pintar dari Huawei Qiankun, baterai dari CATL, serta chip Snapdragon dari Qualcomm. Ke depan, Freelander juga akan menghadirkan varian lain, termasuk versi listrik murni dan extended-range.

Untuk mendukung ekspansi global, Freelander telah menyiapkan jaringan operasional yang mencakup kantor pusat di Shanghai, pusat desain di Gaydon (Inggris) dan Shanghai, pusat riset di Suzhou, serta fasilitas produksi di Changshu.

Perusahaan juga telah menggelontorkan investasi sekitar 3 miliar yuan atau setara US$ 415 juta untuk meningkatkan kapasitas produksi kendaraan listrik.

Sumber: Beritasatu.com

Komentar
Bagikan:

Iklan