SUARAKALBAR.CO.ID
Beranda Otomotif Xiaomi Hentikan Produksi SU7 Generasi Awal, Model Terbaru Siap Meluncur April 2026

Xiaomi Hentikan Produksi SU7 Generasi Awal, Model Terbaru Siap Meluncur April 2026

Xiaomi resmi menghentikan produksi sedan listrik SU7 generasi pertama untuk bersiap meluncurkan model generasi terbaru yang lebih canggih pada April 2026. (Google)

Suara Kalbar – Xiaomi resmi menghentikan produksi mobil listrik pertamanya, SU7 generasi awal, sekaligus menyiapkan peluncuran model terbaru pada April 2026 sebagai bagian dari langkah lanjutan mendukung dekarbonisasi industri otomotif. Pengumuman itu disampaikan langsung oleh pendiri dan CEO Xiaomi, Lei Jun, dalam siaran langsung pada Selasa, 10 Februari 2026.

Unit terakhir SU7 generasi pertama yang keluar dari lini produksi tampil spesial dengan warna olive green. Mobil tersebut kini dikirim ke pemiliknya di Xi’an, menandai berakhirnya siklus produksi model perdana yang menjadi tonggak masuknya Xiaomi ke industri kendaraan listrik.

Sejak pengiriman perdana pada April 2024, SU7 mencatat penjualan signifikan. Dalam waktu kurang dari dua tahun, total distribusinya mencapai sekitar 381.000 unit, terdiri dari 130.000 unit pada 2024 dan melonjak menjadi sekitar 258.000 unit sepanjang 2025.

“Angka ini menempatkan SU7 sebagai salah satu sedan premium listrik terlaris di atas harga 200.000 yuan, bahkan sempat melampaui penjualan Tesla Model 3 di China,” tulis Carnewschina, Kamis (12/2/2026).

Keberhasilan tersebut tidak lepas dari strategi harga kompetitif dan spesifikasi performa tinggi. Integrasi kendaraan dengan ekosistem perangkat pintar membuat pengalaman berkendara lebih terhubung, sekaligus memperkuat posisi Xiaomi di pasar kendaraan listrik yang kian kompetitif. Langkah ini juga menjadi bagian dari kontribusi perusahaan dalam mempercepat transisi menuju mobilitas rendah emisi atau dekarbonisasi.

Kini, fokus perusahaan beralih ke generasi terbaru SU7 yang dijadwalkan meluncur resmi pada April 2026. Lei Jun memastikan tanggal peluncuran tersebut, sekaligus membantah rumor yang menyebutkan debut pada Maret.

Model anyar ini diklaim membawa pembaruan menyeluruh, mulai dari desain eksterior yang lebih modern, interior lebih premium, fitur teknologi yang semakin canggih, hingga peningkatan sistem penggerak yang lebih bertenaga dan efisien. Sejumlah unit demonstrasi bahkan mulai dipajang di flagship store di berbagai kota besar China sejak 13 Februari untuk memperkenalkan inovasi terbaru kepada publik.

Dengan berakhirnya produksi SU7 generasi pertama dan hadirnya model baru yang lebih mutakhir, Xiaomi menegaskan ambisinya memperkuat posisi di pasar kendaraan listrik sekaligus mendukung agenda dekarbonisasi melalui inovasi berkelanjutan.

Sumber: Beritasatu.com

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Komentar
Bagikan:

Iklan