SUARAKALBAR.CO.ID
Beranda Lifestyle Obat Diet Instan dan Risikonya, Mengapa Pendekatan Medis Lebih Aman

Obat Diet Instan dan Risikonya, Mengapa Pendekatan Medis Lebih Aman

Ilustrasi diet. (Freepik/Istimewa)

Suara Kalbar- Keinginan untuk menurunkan berat badan sering kali datang bersamaan dengan rasa ingin serba cepat. Target tertentu, acara penting, atau tekanan sosial, kerap mendorong seseorang mencari solusi yang instan. Tidak sedikit yang akhirnya melirik obat diet sembarangan sebagai jalan pintas untuk mendapatkan hasil cepat.

Sayangnya, keputusan tersebut tidak selalu diimbangi dengan pemahaman yang cukup. Masih banyak orang yang mengonsumsi obat diet hanya karena rekomendasi teman, tren media sosial, atau klaim hasil cepat, tanpa mempertimbangkan kondisi tubuh masing-masing.

Padahal, proses penurunan berat badan berkaitan erat dengan kesehatan secara menyeluruh dan tidak bisa disamakan untuk setiap individu. Jika dipilih secara bijak dan digunakan di bawah pengawasan medis, obat diet sebenarnya dapat menjadi bagian dari proses cara menurunkan berat badan yang lebih terarah, aman, dan berkelanjutan.

Jenis Obat Diet yang Umum Digunakan

Secara umum, obat diet bekerja dengan berbagai mekanisme. Ada yang menekan nafsu makan, menghambat penyerapan lemak, hingga memengaruhi metabolisme tubuh. Beberapa produk bekerja secara stimulatif sehingga membuat tubuh terasa tidak lapar, namun efeknya sering kali hanya sementara dan berisiko jika dikonsumsi tanpa pendampingan dokter.

Oleh karena itu, semakin banyak yang mulai menyadari bahwa obat diet sebaiknya tidak dipilih sembarangan. Pendekatan medis dibutuhkan agar penggunaannya sesuai dengan kondisi tubuh dan tujuan penurunan berat badan yang realistis.

Injeksi GLP-1 sebagai Pilihan Obat Diet Modern

Salah satu inovasi dalam dunia medis yang kini banyak dipercaya adalah injeksi GLP-1 dengan kandungan semaglutide. Terapi ini bekerja dengan cara meniru hormon GLP-1 alami dalam tubuh yang berperan mengatur rasa lapar dan metabolisme. Dengan mekanisme tersebut, nafsu makan dapat lebih terkontrol dan proses penurunan berat badan berjalan lebih stabil.

Berbeda dengan obat diet konvensional, terapi GLP-1 digunakan sebagai bagian dari pendekatan medis yang terstruktur. Semaglutide sendiri telah digunakan dalam penanganan diabetes tipe 2 dan obesitas, sehingga penggunaannya perlu berada di bawah pengawasan dokter. Terapi injeksi GLP-1 dengan kandungan semaglutide ini tersedia melalui program Halofit, yang dirancang sebagai program penurunan berat badan berbasis medis dan personal.

Peran Pendampingan Medis dalam Program Halofit

Melalui platform kesehatan digital Halodoc, Halofit menghadirkan pendekatan menyeluruh untuk membantu pengguna menjalani cara menurunkan berat badan yang lebih aman. Program ini berada di bawah pengawasan Board of Wellness Halofit yang terdiri dari dokter spesialis endokrin dan spesialis gizi klinis.
Selain terapi medis, pengguna juga mendapatkan pendampingan ahli gizi untuk menyusun meal plan personal serta pemantauan rutin dari dokter. Dengan pendekatan ini, penggunaan obat diet tidak berdiri sendiri, tetapi menjadi bagian dari strategi penurunan berat badan yang lebih seimbang.

Cara Memulai Program Halofit di Halodoc

Untuk memulai program diet Halofit, pengguna dapat mengikuti alur pendaftaran yang tersedia di aplikasi Halodoc.
● Isi asesmen kesehatan awal
Pengguna menjawab pertanyaan seputar kondisi tubuh, kebiasaan makan, dan gaya hidup.
● Konsultasi online dengan dokter
Dokter akan meninjau hasil asesmen dan mendiskusikan target penurunan berat badan yang sesuai.
● Rekomendasi program dan terapi
Dokter memberikan rekomendasi program personal, termasuk penggunaan injeksi GLP-1 dengan semaglutide jika diperlukan.
● Aktivasi program
Program dapat diaktifkan langsung melalui aplikasi Halodoc dengan sistem pembayaran yang praktis.
● Pendampingan selama program berjalan
Pengguna mendapatkan meal plan, pemantauan progres, serta pendampingan dokter dan ahli gizi.

Dengan pendekatan medis dan pendampingan profesional, Halofit membantu menjadikan proses penurunan berat badan lebih aman dan terukur.

Ingin mencoba program diet dengan pendampingan dokter? Kunjungi Halodoc.com atau download aplikasinya untuk mulai program Halofit.

Sumber: Beritasatu.com

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Komentar
Bagikan:

Iklan