Muhamad Mardiono Buka Muswil IX PPP Kalbar, Targetkan Konsolidasi Total Menuju Pemilu 2029
Pontianak (Suara Kalbar) – Ketua Umum DPP PPP, Muhamad Mardiono membuka secara langsung Musyawarah Wilayah (Muswil) ke-IX DPW Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kalimantan Barat di salah satu hotel di Pontianak, Jumat (27/03/2025) malam.
Kehadiran Mardiono dalam forum Muswil tersebut menjadi bagian dari rangkaian konsolidasi nasional partai yang saat ini terus digencarkan ke seluruh wilayah Indonesia. Dalam sambutannya, ia menyoroti kondisi PPP di Kalimantan Barat yang dinilai masih perlu penguatan, terutama dari sisi keterwakilan politik di legislatif maupun eksekutif.
“Di Kalimantan Barat ini masih banyak kabupaten kota yang masih kosong ada kursinya, sehingga daerah itu kita tidak bisa menyuarakan secara politik legitimasi sebagai mandat dari rakyat karena apa kita tidak ada di DPR juga, kita juga masih banyak yang tidak ada di eksekutif juga. Insya Allah Kalimantan Barat itu akan terus kita beri pelatihan khusus untuk konsolidasi di tingkat regional, baik di provinsi, kabupaten, kota di seluruh Kalimantan Barat agar nanti pada saat pemilu kita bisa mendapatkan mandat dari rakyat,” ujar Mardiono.
Ia menegaskan bahwa kekosongan kursi di sejumlah daerah menjadi perhatian serius DPP PPP. Tanpa keterwakilan di DPR maupun di jajaran eksekutif, menurutnya, partai tidak memiliki legitimasi politik yang kuat untuk memperjuangkan aspirasi masyarakat secara optimal.
Karena itu, DPP PPP akan memberikan pelatihan dan penguatan khusus dalam rangka konsolidasi organisasi di seluruh tingkatan, mulai dari provinsi hingga kabupaten dan kota di Kalimantan Barat. Langkah ini diharapkan mampu meningkatkan kesiapan struktur partai menghadapi kontestasi politik mendatang.
Mardiono juga menjelaskan bahwa Muswil di Kalimantan Barat merupakan bagian dari agenda konsolidasi nasional yang hampir rampung dilaksanakan di seluruh Indonesia.
“Paling prioritas utama adalah konsolidasi nasional ini kita lakukan dan di Kalimantan Barat ini adalah yang ke-34 jadi masih ada empat wilayah lagi Insya Allah nanti dalam waktu dekat akan selesai semua nanti, Insya Allah satu minggu sebelum Lebaran itu konsolidasi seluruh nasional di seluruh Indonesia sudah selesai semua,” ungkapnya.
Ia menyebutkan bahwa konsolidasi nasional ini menjadi fondasi utama untuk menyongsong tahapan verifikasi partai politik yang akan dilaksanakan menjelang Pemilu 2029. PPP, kata dia, ingin memastikan seluruh struktur dan perangkat partai telah siap jauh sebelum tahapan resmi dimulai.
“Ini semua adalah menyongsong verifikasi nanti yang akan dilaksanakan pada awal tahun 2027 kita sudah akan mulai verifikasi pemilu di samping itu, juga kita ingin bahwa agen-agen politik kita itu sudah terbentuk pada saat nanti satu tahun menjelang pemilu itu sampai ke tingkat kelurahan kita sudah terbentuk semuanya, sehingga pada saat kita mulai bergerak pada pemenangan pemilu 2029, itu agen-agen kita sudah terbentuk seluruh Indonesia,” tegasnya.
Menurut Mardiono, pembentukan agen-agen politik hingga ke tingkat kelurahan menjadi strategi penting dalam memperkuat basis dukungan dan mesin partai. Dengan struktur yang solid dan menyeluruh, PPP diharapkan mampu bergerak lebih efektif dalam meraih kemenangan pada Pemilu 2029.
Selain itu, ia juga menyoroti persoalan perolehan suara PPP yang dinilai belum berbanding lurus antara tingkat daerah, provinsi, dan pusat. Ketidaksinkronan tersebut disebut sebagai salah satu kelemahan yang harus segera dibenahi melalui konsolidasi menyeluruh.
“Perolehan suara itu karena tidak berbanding lurus antara perolehan suara yang ada di daerah di provinsi, dan pusat. Nah, ini kelemahan ini akan saya tebus, akan kita tebus nanti pada konsolidasi nasional untuk menyamakan misi-misi perjuangan kita itu akan nanti berbanding lurus antara di daerah di provinsi di kabupaten kota, di provinsi, dan ada di pusat,” katanya.
Ia menegaskan komitmennya untuk menebus kelemahan tersebut dengan menyatukan visi dan misi perjuangan partai di semua tingkatan. Dengan langkah tersebut, diharapkan perolehan suara PPP ke depan dapat selaras dan saling menguatkan antara kabupaten/kota, provinsi, hingga tingkat nasional.
Muswil IX PPP Kalimantan Barat sendiri menjadi momentum penting untuk mengevaluasi kinerja kepengurusan sebelumnya sekaligus merumuskan strategi baru dalam memperkuat eksistensi partai di Bumi Khatulistiwa. DPP PPP berharap, melalui konsolidasi yang terstruktur dan berkelanjutan, PPP mampu kembali mendapatkan mandat yang lebih besar dari rakyat pada Pemilu 2029 mendatang.






