SUARAKALBAR.CO.ID
Beranda Lifestyle Minum Kopi Hitam Tanpa Gula Ternyata Bantu Detoks Tubuh, Ini Waktu Terbaiknya

Minum Kopi Hitam Tanpa Gula Ternyata Bantu Detoks Tubuh, Ini Waktu Terbaiknya

Ilustrasi kopi. (Wikimedia)

Suara Kalbar –Mengonsumsi kopi organik murni tanpa tambahan gula atau pemanis buatan ternyata dapat memaksimalkan proses detoksifikasi tubuh. Selain meningkatkan energi, secangkir kopi hitam yang dinikmati pada waktu yang tepat menawarkan segudang manfaat bagi kesehatan jangka panjang.

Dikutip dari Times of India, efektivitas kopi sebagai pendukung pembersihan racun sangat bergantung pada bahan tambahan, metode penyeduhan, serta waktu konsumsi. Jika dilakukan dengan benar, kopi bisa menjadi bagian krusial dari program gaya hidup sehat Anda.

Sumber Antioksidan Tinggi: Kopi mengandung senyawa aktif yang melindungi sel dari kerusakan oksidatif dan mengurangi peradangan sistemik. Hal ini membantu tubuh melawan radikal bebas yang sering memicu penyakit kronis.

Mendukung Kesehatan Hati (Liver): Sebagai organ detoksifikasi utama, hati sangat terbantu oleh kafein. Saat dimetabolisme, kafein menghasilkan paraxanthine yang memperlambat pembentukan jaringan parut pada fibrosis. Senyawa lain seperti kahweol dan cafestol juga terbukti efektif mengurangi peradangan hati.

Merangsang Sistem Pencernaan: Kopi merangsang produksi hormon gastrin yang meningkatkan pergerakan usus (motilitas). Proses ini mempercepat pembuangan limbah sisa metabolisme dari dalam tubuh.

Efek Neuroprotektif: Senyawa phenylindanes dalam kopi membantu melindungi otak dari protein beracun yang sering dikaitkan dengan penyakit neurodegeneratif seperti Alzheimer dan Parkinson.

Tips Minum Kopi untuk Manfaat Maksimal

Untuk mendapatkan efek detoksifikasi yang optimal, sebaiknya ikuti panduan berikut:

Pilih Kopi Organik: Pastikan kopi bebas dari residu pestisida agar tidak menambah beban racun pada tubuh.

Hindari Gula dan Sirup: Minumlah kopi hitam murni. Jika ingin variasi rasa, tambahkan rempah alami seperti kayu manis atau kakao murni.

Tambahkan Lemak Sehat: Mencampur kopi dengan minyak kelapa atau MCT oil dapat mendukung metabolisme dan memberikan energi stabil tanpa memicu lonjakan insulin.

Tetap Terhidrasi: Kafein bersifat diuretik. Pastikan Anda minum segelas air putih sebelum dan sesudah menikmati kopi untuk mendukung fungsi ginjal dalam membuang natrium.

Kapan Waktu Terbaik Minum Kopi?

Para ahli menyarankan untuk menikmati kopi di pertengahan pagi, antara pukul 09.30 hingga 11.30. Pada waktu ini, kadar kortisol (hormon stres) dalam tubuh cenderung stabil, sehingga kafein tidak mengganggu ritme alami tubuh.

Hindari minum kopi segera setelah bangun tidur atau larut malam agar kualitas tidur tetap terjaga. Sebagai tambahan, meminum kopi hitam sebelum berolahraga dapat meningkatkan oksidasi lemak dan memperlancar sirkulasi darah.

Namun, konsumsi kopi yang berlebihan dapat membebani kelenjar adrenal dan menyebabkan gangguan pencernaan. Batasi asupan Anda sekitar 1 hingga 2 cangkir sehari, dan jangan melebihi 4 cangkir per hari untuk menjaga keseimbangan kesehatan tubuh.

Sumber: Beritasatu.com

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Komentar
Bagikan:

Iklan