SUARAKALBAR.CO.ID
Beranda Kuliner Kue Sagon Kebumen Bertahan di Tengah Gempuran Jajanan Kekinian

Kue Sagon Kebumen Bertahan di Tengah Gempuran Jajanan Kekinian

Kue sagon kerap dicari saat menjelang ramadan. (Instagram @fatimah.siti.750)

Suara Kalbar – Kue sagon menjadi salah satu oleh-oleh khas Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah. Selain sebagai camilan sehari-hari, kue ini juga kerap disajikan saat momen Lebaran. Meski banyak bermunculan makanan kekinian, kue bercita rasa manis dan gurih ini tetap digandrungi masyarakat.

Di Dukuh Karangputat, Desa Pekuwon, Kecamatan Adimulyo, Kabupaten Kebumen, pekerja sibuk mencetak adonan kue sagon ke dalam loyang berbentuk persegi panjang.

Setelah dicetak, adonan dipanggang menggunakan oven hingga matang, kemudian dikemas dan siap dipasarkan.

Sri Riyanti (51), pemilik usaha kue sagon, mengungkapkan ia mulai meneruskan usaha tersebut sejak 2006, melanjutkan bisnis yang telah dirintis oleh almarhumah ibunya sejak 1980.

“Saya sejak tahun 2006 meneruskan usaha almarhumah ibu. Usaha ini berdiri sejak 1980,” kata Sri kepada wartawan, Sabtu (14/2/2026).

Bahan utama kue sagon adalah tepung beras ketan, parutan kelapa, dan gula pasir. Setelah semua bahan tercampur rata, adonan dimasukkan ke dalam cetakan lalu dipanggang hingga menghasilkan tekstur kering yang khas.

Menurutnya, permintaan kue sagon selalu meningkat menjelang Ramadan dan Lebaran, meski pesanan tetap ada setiap hari biasa. Untuk menyambut momen tersebut, produksi telah ditingkatkan sejak bulan lalu.

Dibantu sembilan pekerja, Sri mampu memproduksi sekitar 690 bungkus ukuran 300 gram setiap kali produksi, dengan jadwal produksi dua hari sekali.

Dalam sekali produksi, ia menggunakan sekitar 140 kilogram beras ketan, 70 kilogram gula pasir, dan 140 butir kelapa.

“Proses pembuatan dari awal sampai akhir memakan waktu dua hari. Setiap kali produksi, kami membutuhkan 140 kg beras ketan, 70 kg gula pasir, dan 140 butir kelapa,” jelasnya.

Untuk pemasaran, kue sagon dijual di Pasar Karanganyar, Kebumen. Selain itu, sejumlah sales membeli langsung di lokasi produksi untuk dipasarkan ke berbagai toko oleh-oleh.

Kue sagon dijual dengan harga eceran Rp 13.000 per bungkus. Dengan cita rasa khas dan proses pembuatan yang masih tradisional, kue sagon tetap menjadi pilihan favorit masyarakat sebagai suguhan Lebaran maupun oleh-oleh khas Kebumen.

Sumber: Beritasatu.com

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Komentar
Bagikan:

Iklan