SUARAKALBAR.CO.ID
Beranda Kalbar Kesbangpol se Kalbar Rakor Singkronkan Perencanaan

Kesbangpol se Kalbar Rakor Singkronkan Perencanaan

Rapat Koordinasi dan Sinkronisasi Perencanaan pada Perangkat Daerah Kesatuan Bangsa dan Politik se-Kalimantan Barat Tahun Anggaran 2026 yang berlangsung di Ruang Tengkawang, Kantor Gubernur Kalimantan Barat, Selasa (3/2/2026). SUARAKALBAR.CO.ID/HO-Adpim

Pontianak (Suara Kalbar) – Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Barat, Harisson, membuka kegiatan Rapat Koordinasi dan Sinkronisasi Perencanaan pada Perangkat Daerah Kesatuan Bangsa dan Politik se-Kalimantan Barat Tahun Anggaran 2026 yang berlangsung di Ruang Tengkawang, Kantor Gubernur Kalimantan Barat, Selasa (3/2/2026).

Dalam laporannya, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Kalimantan Barat, M. Bari, menyampaikan bahwa rapat koordinasi ini menjadi wadah strategis untuk menyelaraskan arah kebijakan, prioritas program, serta indikator kinerja yang mendukung terciptanya stabilitas daerah, penguatan persatuan dan kesatuan bangsa, serta keberhasilan pembangunan Provinsi Kalimantan Barat secara berkelanjutan.

Ia menjelaskan, tujuan utama kegiatan ini adalah menyelaraskan arah kebijakan, sasaran, dan strategi antara Kesbangpol Provinsi dengan Kesbangpol Kabupaten/Kota Tahun 2026 agar lebih terpadu, terarah, dan selaras dengan kebijakan pembangunan daerah.

Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan memperkuat koordinasi dan komunikasi antar perangkat daerah Kesbangpol dalam merumuskan program dan kegiatan, sehingga tercipta kesamaan persepsi dan langkah dalam menjaga stabilitas sosial dan politik di Kalimantan Barat.

Menanggapi hal tersebut, Sekda Provinsi Kalbar, Harisson, menegaskan bahwa rapat ini dilaksanakan dalam rangka koordinasi dan sinkronisasi rencana kegiatan Kesbangpol Tahun Anggaran 2026.

Ia menyampaikan bahwa Badan Kesbangpol memiliki fungsi strategis sebagai unsur intelijen daerah, yang berperan melengkapi lembaga-lembaga seperti Polri, Kejaksaan, BIN, dan unsur lainnya. Oleh karena itu, diperlukan koordinasi yang kuat dalam mengidentifikasi serta membahas berbagai permasalahan daerah bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).

“Salah satu permasalahan yang sering muncul akhir-akhir ini adalah demonstrasi. Hal ini perlu diantisipasi melalui pendekatan dialog dan komunikasi yang baik, sehingga potensi konflik dapat diminimalisir,” ujar Harisson.

Selain itu, Sekda Kalbar juga berpesan agar Badan Kesbangpol terus berperan aktif dalam menjaga persatuan dan kesatuan bangsa agar tidak terjadi perpecahan di tengah masyarakat.

“Kesbangpol diharapkan mampu membaca dan mendeteksi potensi-potensi yang dapat mengganggu persatuan dan kesatuan bangsa, sehingga langkah antisipatif dapat dilakukan sebelum permasalahan tersebut berkembang,” tutupnya.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh narasumber Direktur Jenderal Politik dan Pemerintahan Umum Kementerian Dalam Negeri yang diwakili oleh Sekretaris Ditjen, Andi Baso Indra Baharuddin, S.STP., M.Si., Perwakilan Kepala Bappeda Provinsi Kalbar, Perwakilan Kepala BKAD Provinsi Kalbar, Kepala Kesbangpol Kabupaten/Kota se-Kalimantan Barat, Kepala Bappeda Kabupaten/Kota, serta Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten/Kota se-Kalimantan Barat.

Penulis: Tim Liputan

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Komentar
Bagikan:

Iklan