Kapolres Mempawah Terjun Langsung Pimpin Pemadaman Karhutla di Desa Galang
Mempawah (Suara Kalbar) – Kapolres Mempawah AKBP Jonathan David Hariantono memimpin langsung upaya pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Desa Galang, Kecamatan Sungai Pinyuh, Kabupaten Mempawah, Senin (9/2/2026).
Kegiatan pemadaman dimulai sejak pukul 08.30 WIB. Lahan yang terbakar berada di wilayah Dusun Utara RT 001 RW 001 Desa Galang, yang merupakan lahan hutan dan lahan milik masyarakat.
Luas area yang terdampak kebakaran diperkirakan mencapai sekitar 10 hektare.
Upaya pemadaman melibatkan lintas instansi dan relawan dengan total ratusan personel.
Adapun yang terlibat antara lain 60 personel Polres Mempawah, BPBD Provinsi Kalimantan Barat dan BPBD Kabupaten Mempawah sebanyak 24 personel, Kodim 1201 Mempawah dan Koramil Sungai Pinyuh 10 personel, Manggala Agni 9 personel, UPT KPH 18 personel, PMI Kalbar 13 personel dan PMI Mempawah 3 personel.
Selain itu turut serta Pemadam Sukarelawan Timur 7 personel, Pemadam Sukarelawan Dara Itam Pontianak 5 personel, Regu Pemadam PT Peniti Sungai Purun 3 personel, Kepala Desa Galang beserta Masyarakat Peduli Api sebanyak 20 personel, Puskesmas Sungai Pinyuh 10 personel, Basarnas 10 personel, serta relawan dari Dompet Ummat Ambulance Kalbar dan DMC Dompet Dhuafa beserta tim kesehatan, Sukarelawan Pemadam Adi Sucipto Pontianak, dan AMPC Mempawah.
Kapolres Mempawah AKBP Jonathan David Hariantono menyampaikan bahwa hingga saat ini api atau titik panas (hot spot) di lokasi belum sepenuhnya dapat dipadamkan.
Hal tersebut disebabkan oleh jauhnya sumber air dari lokasi kebakaran serta kondisi tanah gambut yang mudah terbakar.
“Pemadaman terpaksa dihentikan pada pukul 18.00 WIB karena akses menuju titik api dipenuhi asap tebal serta keterbatasan sumber air,” ungkap Kapolres.
Ia menambahkan, upaya pemadaman akan kembali dilanjutkan pada Selasa (10/2/2026) mulai pukul 07.00 WIB dengan melibatkan seluruh unsur terkait.
Kapolres juga memaparkan bahwa kondisi musim kemarau, hembusan angin yang cukup kencang, serta karakteristik tanah gambut menyebabkan api dengan cepat merambat dan meluas. Ditambah dengan keterbatasan peralatan pemadam dan sulitnya akses air, proses pemadaman belum dapat berjalan secara maksimal.
Ia menegaskan, Polres Mempawah bersama seluruh instansi terkait terus berupaya melakukan langkah-langkah terbaik guna mencegah meluasnya kebakaran serta meminimalkan dampak yang ditimbulkan.
Penulis: Distra
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS






