SUARAKALBAR.CO.ID
Beranda Daerah Sintang Kampanye Gotong Royong untuk Atasi Sampah hingga Perbaikan Infrastruktur Ringan di Sintang

Kampanye Gotong Royong untuk Atasi Sampah hingga Perbaikan Infrastruktur Ringan di Sintang

Wakil Bupati Sintang, Florentinus Ronny

Sintang (Suara Kalbar) – Wakil Bupati Sintang, Florentinus Ronny, mengkampanyekan kembali semangat gotong royong kepada masyarakat sebagai solusi dalam menyelesaikan persoalan sampah hingga perbaikan ringan infrastruktur di wilayah Kecamatan Sintang.

Ajakan tersebut disampaikannya saat menghadiri Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Daerah Pemilihan (Dapil) 1 yang mencakup Kecamatan Sintang, di Rumah Adat Melayu Sintang, Kamis (12/2/2026).

Kegiatan tersebut turut dihadiri Anggota DPRD Sintang dari Dapil 1, para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Camat Sintang, unsur Forkopimcam, lurah, kepala desa, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta tamu undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Florentinus Ronny menyampaikan bahwa Presiden RI telah mengingatkan pentingnya membangkitkan kembali budaya gotong royong di seluruh Indonesia sebagai kekuatan sosial dalam pembangunan.

“Untuk di Kecamatan Sintang ini, saya mengajak warga Kecamatan Sintang untuk melaksanakan gotong royong, kerja bakti dan melakukan bersama-sama untuk mengatasi masalah sampah di dalam Kota Sintang,” ajak Wakil Bupati.

Menurutnya, persoalan sampah tidak dapat sepenuhnya dibebankan kepada pemerintah daerah, tetapi membutuhkan partisipasi aktif masyarakat.

Ia juga mendorong agar semangat gotong royong dimanfaatkan untuk menangani kerusakan ringan pada infrastruktur di lingkungan masing-masing.

“Saya juga mendorong kegiatan gotong royong untuk memperbaiki infrastruktur yang kerusakannya ringan, supaya rusaknya tidak tambah parah. Tetapi kalau kerusakan sudah parah dan tidak mungkin diselesaikan dengan gotong royong, silakan sampaikan kepada Pemkab Sintang,” terangnya.

Dalam kesempatan itu, Ronny mengungkapkan bahwa dirinya menerima keluhan dari sejumlah lurah dan kepala desa terkait sulitnya menggerakkan masyarakat untuk bergotong royong karena adanya anggapan bahwa semua pekerjaan dapat dibiayai pemerintah.

“Saya mendengar keluhan lurah dan kepala desa bahwa susah menggerakkan masyarakat untuk gotong royong karena menganggap ada dana pemerintah. Jelaskan kepada masyarakat bahwa anggaran desa dan Pemkab Sintang dipangkas oleh pemerintah pusat,” tegasnya.

Ia berharap melalui Musrenbang tersebut, usulan pembangunan yang diajukan benar-benar disusun berdasarkan skala prioritas. Ronny meminta agar dilakukan perangkingan terhadap usulan dari kelurahan dan desa.

“Kalau bisa buatlah perangkingan usulan kelurahan dan desa. Silakan lakukan diskusi, lalu rekap semua usulan, dan buat rangking, mana yang diletakkan urut nomor satu dan seterusnya. Rangking usulan ini akan kami bahas bersama DPRD Sintang,” jelasnya.

Selain itu, ia juga mengajak seluruh masyarakat Kecamatan Sintang untuk mendukung upaya Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Sintang dalam menangani persoalan sampah.

“Saya berharap seluruh masyarakat Kecamatan Sintang mendukung Tim Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Sintang dalam mengatasi masalah sampah, dengan cara disiplin dengan waktu membuang sampah dan membuang sampah pada tempat yang benar,” pungkasnya.

Melalui penguatan budaya gotong royong dan perencanaan pembangunan yang terarah, Pemkab Sintang berharap persoalan mendasar di tengah masyarakat dapat diatasi secara bertahap dan berkelanjutan.

Penulis: Tim Liputan

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Komentar
Bagikan:

Iklan