Harga Cabai Rawit di Pontianak Melonjak hingga Rp75 Ribu per Kilogram
Pontianak (Suara Kalbar) – Harga cabai rawit di Kota Pontianak, Kalimantan Barat, mengalami lonjakan signifikan dalam beberapa hari terakhir. Di Pasar Flamboyan, harga cabai rawit kini tembus Rp75.000 per kilogram, dipicu minimnya pasokan dari Pulau Jawa.
Salah seorang pedagang di Pasar Flamboyan, Manto, mengatakan kenaikan harga mulai terjadi sejak tiga hari terakhir. Menurutnya, tidak masuknya pasokan cabai dari luar daerah membuat ketersediaan cabai rawit di pasaran menurun drastis.
“Sudah tiga hari ini harga mulai naik karena cabai dari luar tidak masuk ke Kalimantan Barat,” ujar Manto, Senin (2/2/2026).
Ia menyebutkan, sebelumnya harga cabai rawit masih berada di kisaran Rp45.000 hingga Rp60.000 per kilogram. Namun, akibat terbatasnya pasokan, harga kini melonjak hingga Rp75.000 per kilogram.
Saat ini, cabai rawit yang dijual pedagang didominasi hasil produksi lokal. Manto menjelaskan, pasokan cabai berasal dari beberapa daerah di Kalimantan Barat, seperti Sanggau, Rasau Jaya, dan Kakap.
“Sekarang cabainya lokal semua. Biasanya dari Sanggau, Rasau Jaya, dan Kakap,” katanya.
Ia menambahkan, tingginya kebutuhan masyarakat tidak sebanding dengan jumlah cabai yang tersedia di pasaran. Kondisi tersebut membuat harga sulit dikendalikan.
“Kebutuhan banyak, tapi cabainya kurang. Kami pedagang hanya mengikuti harga pasar,” ujarnya.
Menjelang bulan Ramadan, Manto memperkirakan harga cabai rawit masih berpotensi bertahan tinggi karena pasokan belum kembali normal. Ia juga mengaku belum dapat memastikan kapan harga akan kembali stabil.
Sementara itu, sejumlah komoditas lain terpantau relatif stabil, bahkan ada yang mengalami penurunan. Harga bawang merah saat ini berada di kisaran Rp30.000 hingga Rp36.000 per kilogram, sedangkan bawang putih dijual seharga Rp28.000 hingga Rp30.000 per kilogram.
“Bawang merah turun karena pasokan dari luar ada,” jelasnya.
Adapun harga cabai besar masih bertahan di kisaran Rp65.000 per kilogram. Untuk komoditas sayur-mayur, Manto memastikan harga masih stabil.
“Sayur-sayuran stabil, sekitar Rp5.000 sampai Rp10.000. Bayam, kangkung, sayur keriting, semua di kisaran itu,” tutupnya.
Penulis: Meriyanti Rahmah






