SUARAKALBAR.CO.ID
Beranda Teknologi F-16 dan Super Tucano Mendarat di Tol Sumatera, Bagian dari Latihan Darurat TNI AU

F-16 dan Super Tucano Mendarat di Tol Sumatera, Bagian dari Latihan Darurat TNI AU

TNI AU mencatat sejarah baru menggelar uji coba pendaratan pesawat tempur di Tol Trans Sumatera ruas Terbanggi Besar-Pematang Panggang-Kayu Agung (Terpeka), Lampung. (Beritasatu.com/Triyono)

Suara Kalbar – Jet tempur F-16 Fighting Falcon dan Embraer EMB 314 Super Tucano menjadi sorotan publik ketika dua pesawat tempur milik TNI Angkatan Udara terlihat melakukan pendaratan di ruas Jalan Tol Terbanggi Besar–Kayu Agung, Sumatera.

Peristiwa tersebut bukan insiden, melainkan bagian dari latihan militer yang dirancang untuk menguji kesiapan operasi udara dalam kondisi darurat. Fenomena langka ini menarik perhatian masyarakat karena jalan tol yang biasa dilalui kendaraan sipil tiba-tiba berubah fungsi menjadi landasan pacu sementara.

Spesifikasi Pesawat F-16

F-16 merupakan pesawat tempur supersonik bermesin tunggal yang dirancang untuk misi tempur udara dan serangan darat. Pesawat ini memiliki kecepatan tinggi, radar canggih, serta kemampuan membawa berbagai jenis persenjataan modern.

Pesawat F-16 dikenal sebagai jet tempur multirole yang memiliki kecepatan tinggi serta kemampuan manuver tajam. Dalam latihan ini, pesawat menunjukkan kemampuan melakukan pendekatan presisi di landasan terbatas, sesuatu yang menuntut keterampilan tinggi dari pilot.

Keunggulan F-16 terletak pada sistem avionik modern dan kontrol penerbangan fly-by-wire yang membantu stabilitas saat mendarat di permukaan berbeda dari landasan udara konvensional. Dengan bobot dan tenaga mesin yang besar, pendaratan di jalan tol menjadi tantangan teknis yang signifikan, namun berhasil dilaksanakan dengan baik.

Latihan tersebut sekaligus membuktikan bahwa jet tempur berkecepatan tinggi tetap dapat dioperasikan secara aman di fasilitas darurat apabila prosedur diterapkan secara tepat.

Spesifikasi Pesawat Super Tucano

Berbeda dengan F-16, Super Tucano merupakan pesawat turboprop yang dirancang untuk misi serangan ringan dan pengawasan. Karakteristiknya yang mampu beroperasi pada landasan lebih pendek menjadikannya cocok untuk latihan pendaratan di jalan tol.

Super Tucano merupakan pesawat serang ringan dengan mesin turboprop yang unggul dalam misi pengintaian dan dukungan udara jarak dekat. Kemampuannya beroperasi di landasan pendek menjadikannya ideal untuk operasi di wilayah terbatas atau darurat.

Pesawat ini memiliki keunggulan dalam efisiensi bahan bakar dan kemampuan terbang pada kecepatan rendah sehingga sangat efektif untuk operasi taktis, patroli, dan dukungan udara jarak dekat. Dalam latihan tersebut, Super Tucano memperlihatkan fleksibilitas operasional yang tinggi saat mendarat dan lepas landas di permukaan jalan raya.

Kehadiran dua jenis pesawat berbeda dalam satu latihan memberikan gambaran bagaimana berbagai platform udara dapat saling melengkapi dalam operasi militer nyata.

Sumber: Beritasatu.com

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Komentar
Bagikan:

Iklan