SUARAKALBAR.CO.ID
Beranda Otomotif Eicher Motors Siapkan Gebrakan 2026, Royal Enfield Fokus Mesin 650 cc dan 750 cc

Eicher Motors Siapkan Gebrakan 2026, Royal Enfield Fokus Mesin 650 cc dan 750 cc

Spy shot Royal Enfield Hilamayan 750 yang tengah melakukan uji coba prototipe. (MCNews/DOK)

Suara Kalbar – Eicher Motors, perusahaan induk yang menaungi Royal Enfield, secara resmi mengumumkan peta jalan ambisius mereka untuk beberapa tahun ke depan. Sebagai salah satu produsen motor paling legendaris di India, Royal Enfield bertransformasi dari pemain kuda hitam menjadi penguasa pasar motor kelas menengah global.

Tidak ingin kehilangan momentum, mereka kini bersiap melakukan gebrakan besar melalui peluncuran sejumlah model baru yang diprediksi akan mengguncang industri otomotif pada tahun 2026. Langkah berani ini didasari oleh performa penjualan yang terus meroket.

Dikutip Visordown, Kamis (19/2/2026), menurut berbagai laporan internal, Royal Enfield sedang mempersiapkan kapasitas produksi yang masif guna mendukung rencana peluncuran unit-unit terbarunya. Fokus utama mereka tahun depan adalah memperkuat dominasi di segmen mesin dua silinder, baik melalui pembaruan lini 650 cc maupun pengenalan platform mesin 750 cc yang lebih bertenaga.

Salah satu bintang utama yang akan segera hadir adalah Royal Enfield Bullet 650. Mengingat nama besar “Bullet” yang telah bertahan selama lebih dari 90 tahun di pasar, keputusan menyematkan mesin 650 cc yang halus dan bertenaga adalah langkah yang sangat cerdik.

“Menambahkan mesin 650 yang ramah dan nyaman ke dalam model klasik yang sangat ikonik ini adalah langkah yang masuk akal,” tulis sebuah laporan industri. Motor ini diprediksi akan menjadi tulang punggung penjualan baru, baik di pasar domestik India maupun di pasar internasional.

Tak hanya Bullet, lini populer seperti Interceptor 650 dan Continental GT 650 juga dijadwalkan akan mendapatkan pembaruan signifikan. Sejak pertama kali diluncurkan pada tahun 2017, kedua model ini relatif minim mendapatkan perubahan besar. Tahun 2026 dianggap sebagai waktu yang tepat bagi Royal Enfield untuk menyuntikkan teknologi terbaru guna menjaga daya saing mereka di tengah gempuran pabrikan asal Jepang dan Eropa.

Namun, kejutan terbesar yang paling dinanti oleh para pecinta petualangan adalah pengembangan platform 750 cc. Rumor mengenai kehadiran Himalayan 750 kini bukan lagi sekadar isapan jempol. Kabar ini semakin kuat setelah beberapa kali foto prototipe motor tersebut tertangkap kamera sedang diuji coba. Menariknya, petinggi Royal Enfield sendiri bahkan sudah mulai membagikan dokumentasi pengujian motor ini melalui akun resmi mereka saat melintasi jalur ekstrem di pegunungan Himalaya.

Himalayan 750 diharapkan mampu menghasilkan tenaga antara 50 hingga 60 bhp, sebuah lompatan performa yang cukup signifikan dibanding varian 450cc. Hal ini menempatkan Royal Enfield di posisi yang lebih kompetitif untuk bersaing di segmen adventure kelas menengah ke atas. Jika jadwal peluncuran berjalan sesuai rencana, publik dapat melihat debut resmi motor petualang ini pada penghujung tahun 2026.

Transformasi ini menunjukkan bahwa Royal Enfield tidak lagi hanya menjual “nostalgia”, melainkan juga performa dan teknologi. “Target manufaktur mereka hampir tidak masuk akal jika kita melihat skala saat ini,” ungkap seorang analis otomotif. Hal ini menandakan optimisme tinggi dari Eicher Motors bahwa pasar motor klasik modern masih akan terus berkembang pesat.

Dengan strategi “serangan model baru” ini, Royal Enfield tampaknya ingin memastikan posisi mereka sebagai raja di segmen motor kelas menengah tidak tergoyahkan. Bagi para penggemar fanatik maupun pengendara baru, tahun 2026 akan menjadi babak baru yang sangat menarik untuk disaksikan dalam sejarah panjang pabrikan berlogo sayap ini.

 

Sumber: Beritasatu.com

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Komentar
Bagikan:

Iklan