SUARAKALBAR.CO.ID
Beranda News Headline Ditinggal Makan Malam, Rumah Warga Tempapan Hulu Ludes Dilalap Api

Ditinggal Makan Malam, Rumah Warga Tempapan Hulu Ludes Dilalap Api

Kebakaran rumah warga di Dusun Dadau, Desa Tempapan, Kecamatan Galing, Kabupaten Sambas pada Minggu malam (8/2/2026). SUARAKALBAR.CO.ID/Istimewa

Sambas (Suara Kalbar) – Sebuah rumah warga di Dusun Dadau, Desa Tempapan Hulu, Kecamatan Galing, Kabupaten Sambas, dilalap si jago merah pada Minggu malam (8/2/2026) sekitar pukul 19.30 WIB. Rumah tersebut diketahui milik Santo (45), warga setempat.

Kapolres Sambas, AKBP Wahyu Jati Wibowo melalui Kasi Humas Polres Sambas AKP Sadoko menjelaskan, peristiwa kebakaran berawal saat penghuni rumah, Santi bersama anaknya pergi ke rumah kerabat untuk makan malam sekitar pukul 18.00 WIB. Namun saat kembali ke rumah sekitar pukul 19.30 WIB, ia mendengar teriakan warga yang mengabarkan bahwa rumahnya sedang terbakar.

“Ketika tiba di lokasi, api sudah membesar dan menghanguskan bangunan rumah,” ungkap AKP Sadoko.

Ia mengatakan warga sekitar sempat berupaya memadamkan api dengan peralatan seadanya, seperti ember dan alat manual lainnya. Setelah kurang lebih 30 menit, kobaran api akhirnya berhasil dipadamkan secara gotong royong.

AKP Sadoko mengungkapkan akibat kejadian tersebut, rumah yang berbahan dasar kayu itu hangus terbakar beserta perabotan rumah tangga dan sejumlah dokumen penting. Kerugian material ditaksir mencapai Rp30 juta. Diketahui, rumah tersebut belum teraliri jaringan listrik.

Ia juga menjelaskan bahwa phak kepolisian dari Polsek Galing telah mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta meminta keterangan dari para saksi. Namun, hingga saat ini, penyebab kebakaran masih dalam proses penyelidikan.

“Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini,” tambah AKP Sadoko.

Ia turut menyampaikan rasa prihatin dan mengimbau masyarakat agar lebih meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, guna mencegah kejadian serupa terulang kembali.

“Kami mengimbau masyarakat untuk selalu meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama pada rumah berbahan kayu, agar kejadian serupa tidak kembali terjadi,” pungkas AKP Sadoko.

Penulis: Serawati

Komentar
Bagikan:

Iklan