Ria Norsan Akan Sidak dan Beri Sanksi ASN Pemprov Kalbar yang Tidak Masuk Kerja
Pontianak (Suara Kalbar) – Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, menegaskan komitmennya dalam menegakkan disiplin Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat. Ia memastikan akan memberikan sanksi kepada ASN yang tidak masuk kerja tanpa keterangan jelas pada hari pertama kerja usai libur Tahun Baru 2026.
Penegasan tersebut disampaikan Ria Norsan setelah memimpin apel perdana awal tahun 2026 yang digelar di Kantor Gubernur Kalbar, Senin (5/1/2026). Menurutnya, kedisiplinan menjadi fondasi utama dalam menjaga kualitas dan kontinuitas pelayanan publik, khususnya di awal tahun kerja.
Untuk memastikan kehadiran ASN, Gubernur Kalbar menyatakan akan melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah ruangan kerja. Langkah tersebut bertujuan melihat secara langsung kesiapan ASN dalam kembali menjalankan tugas setelah masa libur panjang.
“Hari ini kita akan cek langsung ke ruangan-ruangan melalui sidak. Kalau ada yang tidak hadir, kita lihat dulu alasannya, apakah karena sakit. Namun jika tidak ada keterangan dan bolos, tentu akan kita tindak,” tegas Ria Norsan.
Ia menjelaskan, pemberian sanksi akan dilakukan secara bertahap sesuai dengan ketentuan disiplin ASN yang berlaku. Sanksi ringan akan menjadi langkah awal sebagai bentuk pembinaan.
“Tentu sanksinya kita mulai dari yang ringan terlebih dahulu,” ujarnya.
Pada kesempatan yang sama, Ria Norsan juga mengajak seluruh ASN Pemprov Kalbar untuk menyambut tahun 2026 dengan semangat dan komitmen baru dalam bekerja. Ia menekankan pentingnya peningkatan kinerja serta pelayanan yang responsif kepada masyarakat.
“Saya mengajak seluruh ASN di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat untuk memulai tahun 2026 dengan semangat baru dan kinerja yang lebih baik,” kata Norsan.
Ia turut menyoroti tiga fokus utama yang harus menjadi perhatian ASN, yakni percepatan penyelesaian pekerjaan yang tertunda, peningkatan responsivitas terhadap kebutuhan masyarakat, serta menjaga integritas birokrasi dengan memperkuat kolaborasi lintas sektor.
“Kita adalah garda terdepan dalam mewujudkan Kalimantan Barat yang maju, sejahtera, dan berdaya saing. Dengan kerja keras, kerja cerdas, dan kerja ikhlas, saya yakin seluruh target yang telah ditetapkan dapat tercapai,” pungkasnya.
Penulis: Meriyanti






