PT WHW Perluas Dampak Sosial Lewat Program CSR Berkelanjutan
Ketapang (Suara Kalbar) – PT Well Harvest Winning Alumina Refinery (WHW) terus memperluas dampak sosial bagi masyarakat melalui pelaksanaan program Tanggung Jawab Sosial Perusahaan (Corporate Social Responsibility/CSR) yang berkelanjutan.
Program CSR tersebut difokuskan pada penguatan kemandirian ekonomi, peningkatan ketahanan sosial, serta kepedulian terhadap lingkungan, baik di wilayah sekitar operasional Perusahaan, maupun di daerah terdampak bencana di Indonesia.
Program CSR PT WHW dijalankan secara sistematis dan terkoordinasi untuk memberikan dampak maksimal. “Program CSR yang kami jalankan merupakan bagian dari komitmen PT WHW untuk memastikan kehadiran perusahaan memberikan dampak nyata dan berkelanjutan bagi masyarakat. Setiap inisiatif dirancang secara terencana dan partisipatif, dengan tujuan tidak hanya menjawab kebutuhan jangka pendek, tetapi juga mendorong kemandirian ekonomi, memperkuat ketahanan sosial, serta meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan,” ujar Ari Djanuar Prasetyo, Manager CSR PT WHW.
Lebih lanjut Ari menambahkan, bagi penerima manfaat, program ini diharapkan menjadi pijakan untuk meningkatkan kapasitas dan kualitas hidup secara berkelanjutan. Sementara bagi perusahaan, pendekatan ini menjadi fondasi penting dalam membangun hubungan yang harmonis, saling percaya, dan mendukung keberlanjutan operasional PT WHW di masa mendatang.
“Program CSR PT WHW dirancang sebagai investasi sosial jangka panjang untuk memperkuat masyarakat sekaligus menopang keberlanjutan operasional Perusahaan,” ujar Ari
Sebagai bentuk kepedulian kemanusiaan, PT WHW menyalurkan bantuan dana sebesar Rp200 juta bagi masyarakat terdampak bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Bantuan ini disalurkan melalui Kamar Dagang Tiongkok–Indonesia dan diteruskan melalui Kedutaan Besar Republik Rakyat Tiongkok di Indonesia pada 3 Desember 2025, untuk membantu pemenuhan kebutuhan darurat korban bencana.
Di wilayah operasional, komitmen CSR PT WHW diwujudkan melalui dukungan terhadap Kelompok Nelayan Harapan Bersama di Dusun Sungai Tengar, Kecamatan Kendawangan, Kabupaten Ketapang, Provinsi Kalimantan Barat. Kelompok yang beranggotakan 10 nelayan tersebut menerima 100 paket set pukat lengkap guna meningkatkan kapasitas usaha dan pendapatan nelayan secara berkelanjutan. Bantuan tersebut diserahkan pada 19 Desember 2025.
Ketua Kelompok Nelayan Harapan Bersama, Samsudin, menyampaikan apresiasinya atas bantuan CSR yang diberikan oleh perusahaan. “Terima kasih atas bantuan yang diberikan. Dengan adanya bantuan ini, kami berharap pendapatan dapat meningkat. Sebelumnya kami harus menyewa atau berutang jaring kepada toke (pengepul), kini kami sudah memiliki alat tangkap sendiri berkat program dari PT WHW,” ujar Samsudin.
Selain pemberdayaan ekonomi, PT WHW juga melaksanakan berbagai kegiatan sosial dan kemasyarakatan, antara lain instalasi kWh meter di Rumah Adat Dayak Sukaria pada 31 Oktober 2025, dukungan Turnamen Futsal Outdoor Sukaria, serta dukungan peringatan Hari Ulang Tahun Aliansi Jurnalis Ketapang melalui penyaluran paket sembako, yang disalurkan pada 4 Desember 2025. Selain itu, PT WHW juga menyalurkan bantuan dana untuk Turnamen Futsal Bepalas Benua Cup Seri–2 Sukaria pada 8 Desember 2025.
Program sosial lainnya diwujudkan melalui kegiatan “WHW Berbagi Natal”, yang meliputi penyaluran 149 paket sembako di empat wilayah serta dukungan dana untuk penyelenggaraan kegiatan Natal bagi 13 gereja dan lembaga keagamaan. Bantuan tersebut disalurkan pada periode 18–26 Desember 2025 Di bidang lingkungan dan keselamatan, PT WHW melaksanakan pembersihan area listrik Silingan pada 6 Desember 2025.
Kegiatan yang melibatkan Tim CSR, Tim Red Mud, dan masyarakat setempat tersebut dilakukan sepanjang sekitar 2 kilometer dengan lebar 6 meter, menggunakan Excavator PC 200 milik perusahaan. Nilai dukungan kegiatan ini tercatat sebesar Rp6,39 juta.
Melalui berbagai program CSR tersebut, PT WHW menegaskan komitmennya untuk terus berkontribusi dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, memperkuat ekonomi lokal, serta membangun hubungan yang harmonis dan berkelanjutan dengan para pemangku kepentingan.
Penulis: Agustiandi
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS






