Produsen Mobil China Diprediksi Kuasai Sepertiga Pasar Otomotif Global
Suara Kalbar – Produsen mobil asal China diperkirakan akan menguasai hingga sepertiga pangsa pasar otomotif global dalam lima tahun ke depan, menggeser dominasi merek-merek mapan seperti Toyota. Proyeksi ini mencerminkan perubahan struktural dalam industri otomotif dunia, bukan sekadar tren sementara.
Mengutip Carscoops, Minggu (11/1/2026), bank investasi asal Swiss UBS menilai pertumbuhan produsen mobil China semakin ditopang oleh ekspansi produksi di luar negeri, penguasaan teknologi elektrifikasi, serta efisiensi biaya yang agresif. Faktor-faktor tersebut membuat daya saing merek China semakin menguat di pasar global.
UBS mencatat, meski pasar domestik China masih tumbuh, pasar luar negeri kini menyumbang sekitar 20% dari total penjualan industri otomotif China, bahkan mencapai hingga 50% laba bagi sejumlah produsen. Kondisi ini menjadikan ekspansi internasional sebagai strategi kunci pertumbuhan jangka panjang.
untuk kendaraan listrik China Paul Gong mengatakan, hambatan seperti perlambatan adopsi kendaraan listrik di Eropa serta tarif dan kebijakan proteksionisme memang sempat menahan laju ekspansi. Namun, indikasi pemulihan mulai terlihat.
“Saya melihat kemajuan pada 2024 memang lebih lambat dari perkiraan, tetapi perkembangan terbaru menunjukkan adanya peningkatan,” ujar Gong.
Laporan South China Morning Post menyoroti bahwa investasi jangka panjang China di sektor kendaraan listrik, integrasi vertikal, serta pembangunan rantai pasok yang terkontrol ketat mulai membuahkan hasil. Strategi tersebut memberi keunggulan biaya sekaligus fleksibilitas produksi yang sulit disaingi.
Mitra pengelola di Tata Consultancy Services, Frank Diana, menilai keunggulan China bukan hanya soal skala produksi, tetapi juga kecepatan adaptasi.
“China belajar dengan sangat agresif. Itu membuat mereka berada pada posisi dominan dengan pangsa pasar yang besar,” pungkasnya.
Sumber: Beritasatu.com
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS






