Pontianak Merajut Hadirkan Ruang Belajar Rajut Gratis untuk Semua
Pontianak (Suara Kalbar) – Komunitas rajut gratis Pontianak Merajut kembali menggelar pertemuan rutin sebagai ruang belajar bersama bagi pencinta seni merajut di Kota Pontianak. Kegiatan yang berlangsung pada Jumat (16/1/2026) itu menjadi ajang berbagi pengetahuan, teknik, sekaligus pengalaman tanpa pungutan biaya.
Komunitas ini digagas oleh Dedek bersama rekannya, Putri, berangkat dari kegelisahan melihat aktivitas belajar merajut yang kerap dibatasi biaya. Padahal, menurut Dedek, minat masyarakat terhadap rajut cukup besar.
“Tidak semua orang punya dana lebih untuk belajar. Padahal minatnya ada,” ujarnya.
Berangkat dari visi dan misi yang sama, Dedek dan Putri sepakat membentuk komunitas yang mengajarkan merajut secara gratis, dengan syarat peserta membawa peralatan sendiri.
Pertemuan Pontianak Merajut digelar rutin sebulan sekali. Lokasinya pun fleksibel, salah satunya di kafe, dengan ketentuan peserta cukup membeli makanan atau minuman di tempat tersebut.
“Ini komunitas yang mewadahi semua kalangan, dari pemula sampai yang sudah mahir, untuk saling berbagi pola, teknik, dan pengalaman,” kata Dedek.
Ia berharap kegiatan ini dapat memperkenalkan dunia rajut kepada masyarakat luas sekaligus menumbuhkan pemahaman tentang nilai sebuah karya rajutan.
“Bukan hanya soal harga. Di balik rajutan ada waktu, tenaga, pikiran, dan hati,” tambahnya.
Salah satu peserta, Olive, mengaku mengikuti kegiatan ini untuk mencari komunitas dan hobi baru.
“Ternyata di sini banyak yang sudah pro, ada yang pengalaman satu sampai lima tahun. Jadi bisa saling sharing ilmu,” ujarnya.
Menurut Olive, kegiatan seperti ini perlu terus diadakan agar peserta baru bisa terus belajar dan berkembang bersama.
Dengan semangat kebersamaan dan akses gratis, Pontianak Merajut diharapkan terus menjadi ruang aman dan inklusif bagi siapa saja yang ingin mengenal dan mendalami seni merajut di Pontianak.
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS






