Pemprov Kalbar Pastikan Peningkatan Jalan Provinsi Sukadana Berlanjut hingga 2026
Pontianak (Suara Kalbar) – Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat memastikan pembangunan dan peningkatan jalan provinsi di wilayah Sukadana akan terus berlanjut hingga tahun 2026. Infrastruktur tersebut dinilai memiliki peran strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah sekaligus menunjang kelancaran agenda berskala nasional di Kalbar.
Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, mengatakan pembenahan jalan provinsi telah dimulai sejak 2025 dan akan dilanjutkan secara bertahap pada tahun berikutnya, termasuk akses menuju Sukadana.
“Peningkatan jalan provinsi sudah kita mulai sejak 2025 dan insyaallah akan terus kita lanjutkan di tahun 2026,” ujar Norsan.
Salah satu ruas yang menjadi perhatian utama adalah jalan Sukadana–Teluk Batang. Ruas tersebut masuk dalam program strategis nasional dan ditargetkan selesai sebelum Agustus 2026 guna mendukung pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) tingkat nasional di Kalimantan Barat.
“Untuk mendukung MTQ nasional 2026, kita upayakan jalan Sukadana–Teluk Batang selesai sebelum Agustus,” tegasnya.
Selain itu, Norsan menyampaikan bahwa akses jalan Ketapang–Sukadana kini telah rampung dan kembali dapat dilalui. Jalur tersebut tersambung hingga Kayong Utara melalui Prawas, sehingga memperbaiki konektivitas antarwilayah yang sebelumnya sempat terhambat akibat kerusakan infrastruktur.
“Alhamdulillah, jalan Ketapang–Sukadana sudah selesai. Dari Prawas ke Kayong Utara juga sudah bisa dilewati. Jika seluruh jalur ini terbuka dengan baik, waktu tempuh ke Kayong Utara sekitar enam jam,” jelasnya.
Ia menambahkan, sebelumnya sejumlah ruas jalan tidak dapat dilalui karena kerusakan jembatan. Namun saat ini seluruh jembatan di jalur tersebut telah diperbaiki sehingga akses transportasi kembali normal.
Menurut Norsan, pembangunan infrastruktur jalan menjadi bagian dari strategi pemerintah daerah dalam menjaga tren positif pertumbuhan ekonomi Kalbar. Dengan inflasi yang tetap terkendali, perbaikan konektivitas diharapkan mampu memperlancar mobilitas barang dan masyarakat, khususnya di wilayah pesisir dan pedalaman.
Di sisi lain, Pemprov Kalbar juga terus mendorong peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) melalui penguatan sektor pendidikan, kesehatan, serta pelibatan berbagai pemangku kepentingan hingga tingkat desa.
Dengan dukungan infrastruktur yang semakin baik dan peningkatan kualitas sumber daya manusia, Norsan optimistis pembangunan di wilayah Sukadana dan sekitarnya akan memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat.
Penulis: Meriyanti






