Maraknya ABH, Polresta Pontianak Minta Orang Tua Perketat Pengawasan Anak
Pontianak (Suara Kalbar) – Kepolisian Resor Kota (Polresta) Pontianak mengimbau seluruh orang tua agar meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak remaja mereka, guna mencegah keterlibatan dalam tindak kriminal baik sebagai pelaku maupun korban.
Imbauan ini disampaikan menyusul meningkatnya kasus Anak Berhadapan dengan Hukum (ABH) yang berhasil diamankan jajaran Polresta Pontianak dan polsek jajaran. Terbaru, polisi mengamankan dua remaja yang terlibat aksi penjambretan.
Kapolresta Pontianak, Kombes Pol Endang Tri Purwanto mengatakan, pihaknya terus memperkuat koordinasi internal dan eksternal dalam menangani persoalan yang melibatkan remaja.
”Yang jelas, koordinasi saya, saya selaku pejabat baru Kapolresta tentunya kami bekerja keras bersama dibantu oleh Bapak Wakapolresta dan tentunya bersama Satker-satker yang ada mulai dari fungsi preemptif, dan represif, saya juga berkoordinasi dengan eksternal dalam hal ini adalah pemerintah kota, Bapak Wali Kota, Bapak Ketua DPRD,” kata Kombes Pol Endang Tri Purwanto pada Kami (22/01/2026).
Ia kemudian mengatakan, pihaknya juga sudah berkomunikasi dengan Pemerintah Kota dalam hal ini Satuan Polisi Pamong Pradja (Satpol PP) terkait jam malam.
”Kami juga sudah berkomunikasi terkait dengan permasalahan-permasalahan yang terjadi melibatkan ABH, apa yang terkait dengan jam malam ini tentunya dikedepankan sebenarnya adalah berkoordinasi dengan pemerintah kota dalam hal ini ada Satpol PP,” ujarnya.
Kombes Pol Endang Tri Purwanto juga menyampaikan bahwa, pihaknya mengimbau agar seluruh masyarakag khusunya orang tua yang memiliki anak remaja untuk terus memberikan pengawasan.
”Kami juga menghimbau dari Polresta Pontianak Kepada seluruh masyarakat, khususnya orang tua, tolong memperhatikan anaknya. Jangan membiarkan anaknya, dan ini merupakan kewajiban dari orang tua memperhatikan lingkungannya, bagaimana dia bergaul Kepada siapa dia berteman, kapan dia pulang, dan sebagainya paling tidak orang tua itu tahu anaknya seperti apa. Jangan sampai nanti anak dibiarkan yang akhirnya menjadi anak yang berhadapan dengan hukum Baik itu sebagai pelaku, korban, maupun lainnya,” tambah Kapolresta Pontianak.
Disamping itu, ia juga menyampaikan bahwa sebentar lagi masyarakat akan masuk pada bulan Ramadhan, jadi kemungkinan besar akan mulai terjadi perang sarung dan sebagainya, oleh sebab itu mulai dari sekarang untuk terus mengawasi anak-anak dari hal hal yang tidak diinginkan.
”Mari bersama-sama kita menjaga Pontianak menjadi lebih aman dan tertib terkait dengan kejadian yang sebelumnya terjadi ini menjadi pembelajaran bagi kita semua. Berkeluyuran Bahkan tawuran atau dalam waktu dekat yaitu menjelang bulan puasa yang kurang lebih satu bulan lagi, kemungkinan akan terjadi perang sarung. Nah, ini tentunya menjadi atensi bagi kami untuk terus meningkatkan kegiatan preemptif berupa himbauan-himbauan kepada masyarakat Dan preventif dengan adanya patroli enggang patroli-patroli dialogis lain yang dilakukan oleh Poresta maupun Polsek jajaran,” pungkasnya.
Penulis: Iqbal Meizar
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS






