SUARAKALBAR.CO.ID
Beranda Daerah Sambas Mandek Sejak 1999, DPRD Sambas Kembali Dorong Pembangunan Jembatan Sungai Sambas Besar di Kecamatan Sejangkung

Mandek Sejak 1999, DPRD Sambas Kembali Dorong Pembangunan Jembatan Sungai Sambas Besar di Kecamatan Sejangkung

Penyeberangan sungai Sejangkung, Kecamatan Sajingan, Kabupaten Sambas. SUARAKALBAR.CO.ID/Serawati

Sambas (Suara Kalbar) – Puluhan tahun hanya menjadi wacana, pembangunan Jembatan Sungai Sambas Besar kembali disorot DPRD Kabupaten Sambas.

Komisi IV mendesak pemerintah daerah dan pemangku kepentingan agar serius merealisasikan jembatan penghubung Kecamatan Sejangkung dan Kecamatan Galing yang dinilai sangat dibutuhkan masyarakat.

Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Sambas, Mardani, menegaskan bahwa pembangunan jembatan tersebut merupakan kebutuhan mendesak masyarakat dan memerlukan komitmen kuat, baik dari pemerintah daerah maupun pemerintah pusat.

Ia menyebutkan, keberadaan jembatan penghubung antar dua kecamatan tersebut sangat penting untuk menunjang mobilitas masyarakat serta mempercepat pembangunan wilayah. Menurutnya, tanpa dukungan dan sinergi yang kuat, proyek strategis tersebut akan terus tertunda.

“Rencana pembangunan Jembatan Sungai Sambas Besar sebenarnya telah lama diwacanakan, bahkan sejak pemindahan ibu kota Kabupaten Sambas dari Singkawang ke Sambas pada 15 Juli 1999. Namun hingga memasuki tahun 2026, realisasi pembangunan jembatan itu belum juga terlihat,” ungkapnya pada Rabu (28/1/2026).

Ia menjelaskan, akibat belum terbangunnya jembatan, masyarakat hingga kini masih bergantung pada transportasi penyeberangan menggunakan motor air untuk menjalankan aktivitas sehari-hari, baik untuk bekerja, bersekolah, maupun mengakses layanan publik.

Mardani menilai, apabila jembatan tersebut terwujud, dampaknya akan sangat signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat serta kelancaran transportasi darat di wilayah Sejangkung dan Galing. Infrastruktur tersebut diyakini dapat menjadi penggerak utama peningkatan konektivitas antarwilayah.

Selain aspek ekonomi, Mardani juga menekankan bahwa kehadiran jembatan akan mempermudah aktivitas sosial dan pelayanan publik, termasuk pendidikan dan kesehatan, yang selama ini terkendala akses.

“Kami berharap aspirasi masyarakat yang telah lama menantikan pembangunan Jembatan Sungai Sambas Besar dapat segera ditindaklanjuti secara serius dan cepat oleh pemerintah terkait,” pungkasnya.

Penulis: Serawati Yayuk

Komentar
Bagikan:

Iklan