Jalur Utama Rusak Parah, Warga Tempaan Hulu Minta Pemerintah Bertindak
Sambas (Suara Kalbar) – Kondisi infrastruktur Jalan Desa Tempaan Hulu, Kecamatan Galing, Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat, hingga kini masih memprihatinkan dengan kondisi rusak parah, Senin (12/1/2026).
Jalan yang menjadi akses utama bagi aktivitas pendidikan dan kegiatan masyarakat tersebut kerap menyulitkan pengguna, terutama saat musim hujan kondisi jalan seperti kolam lumpur.
Salah seorang warga setempat, Avid, mengatakan kondisi jalan berubah sangat parah ketika hujan turun. Permukaan jalan menjadi becek dan licin, sementara saat cuaca kering jalan terasa bergelombang dan tidak nyaman dilalui.
“Kondisi jalan ini kalau hujan sangat memprihatinkan. Jalan ini merupakan akses utama jalur pendidikan dan kegiatan masyarakat. Kalau hujan pasti sangat becek, kalau kering rasanya seperti naik kuda,” ujar Avid.
Ia mengungkapkan, kecelakaan ringan akibat jalan rusak kerap terjadi, khususnya menimpa anak-anak sekolah. Bahkan, banyak pelajar terpaksa meninggalkan sepeda atau sepeda motor mereka di jalan karena tidak sanggup melintas.
“Untuk jatuh itu sangat sering, bahkan anak-anak sekolah banyak yang meninggalkan sepeda atau motor mereka di jalan karena tidak sanggup dilewati. Mereka memilih berjalan kaki meski jaraknya jauh,” tambahnya.
Menurut Avid, kondisi tersebut sudah berlangsung cukup lama tanpa adanya perbaikan berarti hingga saat ini. Ia berharap Pemerintah Kabupaten Sambas segera mengambil langkah nyata untuk membangun akses jalan yang memadai demi keselamatan dan kelancaran aktivitas warga.
“Saya mulai mengajar di daerah ini sejak tahun 2020, namun sampai sekarang belum ada perubahan signifikan terhadap infrastruktur akses jalan,” tutupnya.
Penulis: Serawati






