SUARAKALBAR.CO.ID
Beranda Otomotif Hyundai Ioniq 3 Disiapkan Jadi Penantang Serius EV Global

Hyundai Ioniq 3 Disiapkan Jadi Penantang Serius EV Global

Hyundai bersiap meluncurkan Ioniq 3, EV ringkas yang memadukan harga terjangkau dan kepraktisan harian untuk mempercepat adopsi kendaraan listrik global. (Carscoops/DOK)

Suara Kalbar – Hyundai Ioniq 3 dikabarkan tengah dipersiapkan untuk menjadi penantang terkuat di segmen kendaraan listrik (EV) global. Meskipun penjualan EV di beberapa pasar utama, seperti Amerika Serikat, menunjukkan perlambatan, pabrikan otomotif raksasa asal Korea Selatan, Hyundai, justru mengambil langkah agresif.

Mereka bersiap meluncurkan EV terbarunya yang paling ringkas setelah model Inster. Mobil hatchback lima pintu yang praktis ini akan mengisi posisi di bawah Ioniq 5 dan Ioniq 6, baik dari segi ukuran maupun harga.

Ioniq 3, yang sebelumnya dikenal melalui purwarupa Concept Three, diperkirakan akan menjadi salah satu model EV paling penting bagi Hyundai secara global. Daya tarik utamanya terletak pada kombinasi harga yang lebih terjangkau dan kepraktisan untuk penggunaan sehari-hari.

“Kabar kehadirannya semakin kuat setelah prototipe tertutup kamuflase terlihat menjalani uji coba di jalan terbuka, mengisyaratkan debut resminya yang kian dekat,” tulis Carscoops, Senin (29/12/2025).

Berbeda dengan kakaknya, Ioniq 5 dan Ioniq 6, yang memiliki desain futuristik yang memecah selera, Ioniq 3 mengambil jalur tengah dengan tampilan yang jauh lebih mudah diterima dan enak dipandang. Prototipe yang tertangkap kamera menunjukkan mobil ini mempertahankan proporsi coupé dari versi konsep, namun dengan bagian depan yang lebih sederhana, menampilkan kisi-kisi pendingin baterai konvensional, serta lampu DRL pixel yang ramping dan terpisah dari lampu utama.

Dari segi interior, Ioniq 3 menawarkan pengalaman baru yang signifikan. Kabinnya menampilkan klaster instrumen digital terpisah yang berpadu dengan layar infotainment besar bergaya Tesla.

Layar ini menjalankan sistem terbaru Hyundai, Pleos Connect, yang dibangun di atas platform Android Automotive OS, menjanjikan fitur canggih seperti profil pengguna berbasis cloud dan kontrol suara percakapan. Yang menarik, foto mata-mata juga mengonfirmasi adanya tombol fisik untuk kontrol sistem pendingin udara (HVAC) di bawah layar, memberikan kemudahan bagi pengemudi yang merindukan tombol konvensional.

Untuk menekan biaya produksi dan menjaga harga tetap kompetitif, Hyundai Ioniq 3 akan menggunakan platform E-GMP (Electric-Global Modular Platform) versi yang disederhanakan. Mobil ini akan berjalan pada arsitektur sistem 400 volt, berbeda dengan arsitektur 800 volt yang digunakan pada Ioniq 5 dan Ioniq 6 yang lebih mahal. Konfigurasi yang diharapkan hadir saat peluncuran adalah penggerak roda depan (FWD) dengan satu motor, diperkirakan menghasilkan tenaga sebesar 201 tenaga kuda (150 kW).

Mengenai baterai, dikabarkan akan tersedia dua pilihan baterai Lithium-ion NCM,  varian 58 kWh dan versi baterai yang lebih besar hingga 81,4 kWh. Baterai besar ini diprediksi mampu menawarkan perkiraan jarak tempuh yang mengesankan, sekitar 628–644 km dalam sekali pengisian penuh.

Kedua pilihan baterai ini juga akan dilengkapi dengan kemampuan V2G (Vehicle-to-Grid) dan V2L (Vehicle-to-Load). Dengan kombinasi harga yang kompetitif dan fitur canggih, Ioniq 3 akan langsung berhadapan dengan rival tangguh seperti Volkswagen ID.3, MG4, dan BYD Dolphin.

Mengingat prototipe telah diuji coba dengan minim kamuflase, debut penuh Hyundai Ioniq 3 diprediksi akan terjadi dalam kurun waktu enam bulan ke depan, diikuti dengan peluncuran global yang ditargetkan pada tahun 2027. Di pasar-pasar Asia seperti Indonesia, kehadiran EV yang lebih terjangkau ini tentu akan menjadi angin segar dan diharapkan dapat mempercepat adopsi kendaraan listrik secara masif.

Sumber: Beritasatu.com

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Komentar
Bagikan:

Iklan