HUT ke-69 Pemprov Kalbar, Wabup Mempawah Ajak Perkuat Sinergi Pembangunan
Mempawah (Suara Kalbar) – Wakil Bupati Mempawah Juli Suryadi Burdadi memimpin Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-69 Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat di halaman Kantor Bupati Mempawah, Rabu (28/1/2026).
Upacara peringatan tersebut diselenggarakan oleh Pemerintah Kabupaten Mempawah dan diikuti oleh jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Sekretaris Daerah Mempawah Ismail, para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), camat, serta tamu undangan lainnya.
Dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati Mempawah membacakan amanat Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan.
Disampaikan bahwa secara yuridis, Kalimantan Barat ditetapkan sebagai provinsi otonom sejak 1 Januari 1957. Melalui Sidang DPRD Peralihan pada 28 Januari 1957, dibentuk Dewan Pemerintahan Daerah Peralihan Swatantra Tingkat I Kalimantan Barat yang kemudian ditetapkan sebagai Hari Lahir Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat.
Momentum peringatan ini, lanjutnya, menjadi ruang refleksi atas fondasi persatuan dan pengabdian yang telah diletakkan para pendahulu, sekaligus menjadi amanah untuk melanjutkan perjuangan tersebut melalui kerja nyata dan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Mengusung tema “Bergerak Maju Bersama Membangun Kalimantan Barat Sejahtera”, peringatan HUT ke-69 menegaskan pentingnya sinergi, kebersamaan, dan kolaborasi dalam mewujudkan pembangunan yang merata hingga ke wilayah pedesaan, perbatasan, pedalaman, dan pesisir, agar manfaat pembangunan dan kualitas pelayanan publik benar-benar dirasakan oleh seluruh masyarakat.
“Kalimantan Barat harus menjadi bagian penting dari visi besar tersebut, tidak hanya tumbuh, tetapi juga tangguh dan berdaya saing,” tegas Juli Suryadi.
Lebih lanjut disampaikan, sepanjang tahun 2025 Kalimantan Barat mencatat berbagai capaian makro yang patut disyukuri. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) meningkat menjadi 72,09 poin, naik 0,90 poin dibandingkan tahun 2024 sebesar 71,19 poin. Persentase penduduk miskin berhasil ditekan hingga 5,15 persen, lebih rendah dari angka nasional sebesar 8,47 persen.
Selain itu, Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) menurun menjadi 4,82 persen, sementara pertumbuhan ekonomi kumulatif hingga triwulan III tahun 2025 mencapai 5,30 persen dan diproyeksikan berada pada kisaran 5,1–5,3 persen, lebih tinggi dibandingkan tahun 2024 sebesar 4,9 persen. Gini Ratio tercatat sebesar 0,316, berada di bawah angka nasional 0,375, yang mencerminkan perbaikan pemerataan pendapatan.
“Seluruh capaian ini menjadi modal penting sekaligus sumber motivasi untuk bekerja lebih keras, lebih cepat, dan lebih tepat demi pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan,” ujarnya.
Meski demikian, Juli menegaskan bahwa masih terdapat berbagai tantangan yang dihadapi, terutama dalam penyelarasan program strategis nasional dan daerah serta keterbatasan fiskal akibat berkurangnya dana transfer ke daerah. Kondisi tersebut menuntut strategi fiskal yang cermat, kebijakan yang adaptif, serta terobosan inovatif.
Ia juga mengajak seluruh bupati dan wali kota se-Kalimantan Barat, bersama seluruh pemangku kepentingan, untuk terus memperkuat kolaborasi lintas sektor, memanfaatkan teknologi, serta mengoptimalkan potensi daerah guna mempercepat pembangunan.
“Semoga peringatan HUT ke-69 Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat ini menjadi pemantik semangat bagi kita semua untuk terus meningkatkan dedikasi, memperkuat komitmen, dan berkarya dengan penuh tanggung jawab demi Kalimantan Barat yang semakin maju, sejahtera, dan berkelanjutan,” pungkasnya.
Penulis: Prokopim Mpw
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS






