Harta Elon Musk Tembus US$ 726 Miliar, Pecahkan Rekor Dunia
Suara Kalbar – Kekayaan bersih CEO Tesla Elon Musk mencapai US$ 726,3 miliar (sekitar Rp 12.165 triliun) pada penutupan perdagangan Rabu (31/12/2025) waktu setempat, berdasarkan Forbes Real-Time Billionaires List.
Capaian ini membuat Musk memecahkan rekor, dengan nilai hartanya melampaui sejumlah tonggak penting serta lebih besar dibandingkan ekonomi dan perusahaan raksasa dunia.
Musk menduduki peringkat orang terkaya di dunia sejak Mei 2024 setelah melampaui CEO LVMH Bernard Arnault, yang sempat memegang posisi tersebut sekitar empat bulan.
Di bawah Musk, pendiri Google Larry Page menempati posisi kedua dengan kekayaan sekitar US$ 256,9 miliar (Rp 4.303 triliun), disusul Chairman Oracle Larry Ellison US$ 245 miliar (Rp 4.104 triliun), pendiri Amazon Jeff Bezos US$ 242,2 miliar (Rp 4.057 triliun), serta salah satu pendiri Google Sergey Brin US$ 237,1 miliar (Rp 3.973 triliun).
Jika disetarakan dengan produk domestik bruto (PDB) negara, kekayaan Musk setara dengan ekonomi terbesar ke-23 di dunia.
Nilai tersebut berada di atas Belgia US$ 716 miliar (Rp 11.993 triliun), Irlandia US$ 708 miliar (Rp 11.859 triliun), Argentina US$ 683 miliar (Rp 11.445 triliun), dan Swedia US$ 662 miliar (Rp 11.094 triliun), serta hanya berada di bawah Taiwan yang bernilai sekitar US$ 884 miliar (Rp 14.807 triliun), menurut data Dana Moneter Internasional (IMF).
Nilai harta Musk juga melampaui kapitalisasi pasar sejumlah perusahaan global besar.
Kekayaannya lebih tinggi dibandingkan Oracle US$ 560 miliar (Rp 9.380 triliun), Johnson & Johnson US$ 498,6 miliar (Rp 8.352 triliun), serta LVMH US$ 375,9 miliar (Rp 6.296 triliun).
Bahkan, nilainya hampir menyamai total nilai pasar kripto global pada 2018 sebesar US$ 773 miliar (Rp 12.948 triliun), serta lebih dari dua kali lipat market cap Ethereum yang mencapai US$ 358 miliar (Rp 5.997 triliun) pada 2025, di bawah Bitcoin yang bernilai sekitar US$ 1,7 triliun (Rp 28.475 triliun), berdasarkan data CoinGecko.
Lonjakan besar kekayaan Musk terjadi setelah nilainya menembus US$ 300 miliar (Rp 5.025 triliun) pada November 2024. Ia kemudian menjadi orang pertama dengan kekayaan US$ 400 miliar (Rp 6.700 triliun) pada bulan berikutnya, lalu mencapai US$ 500 miliar (Rp 8.375 triliun) pada Oktober.
Sumber: Beritasatu.com
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS






