Harga Gas Melon Tembus Rp35 Ribu, Pemkab Kubu Raya Bentuk Tim Terpadu
Kubu Raya (Suara Kalbar) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kubu Raya akan membentuk tim terpadu untuk mengatasi kelangkaan dan tingginya harga LPG bersubsidi 3 kilogram yang belakangan ini dikeluhkan masyarakat.
Hal tersebut ditegaskan Bupati Kubu Raya, Sujiwo, usai memimpin rapat koordinasi Kamis (22/02/2026) sore bersama Polres Kubu Raya, Pertamina, Hiswana Migas, serta OPD terkait.
Tim terpadu tersebut melibatkan unsur Pemkab Kubu Raya, kepolisian, Pertamina, Hiswana Migas, camat, hingga kapolsek, dan dijadwalkan mulai bergerak ke lapangan pada pekan depan.
Dalam rapat tersebut terungkap bahwa salah satu penyebab kelangkaan dan mahalnya harga LPG 3 kg adalah penyaluran yang tidak sesuai aturan, di mana tabung bersubsidi dari pangkalan diduga dijual kembali kepada pengecer. Akibatnya, harga LPG di tingkat masyarakat melampaui Harga Eceran Tertinggi (HET).
“Kami menemukan di lapangan harga LPG 3 kilogram dijual Rp27 ribu, Rp30 ribu, bahkan sampai Rp35 ribu per tabung. Ini jelas sangat memberatkan masyarakat dan menghilangkan tujuan subsidi,” tegas Sujiwo.
Sujiwo menegaskan bahwa LPG 3 kg hanya diperuntukkan bagi rumah tangga miskin, bukan untuk pelaku usaha seperti restoran, laundry, usaha kue, maupun usaha berskala besar. Selain itu, LPG bersubsidi juga dilarang digunakan untuk program tertentu, termasuk SPPG dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Pemkab Kubu Raya juga telah mengeluarkan surat larangan keras bagi PNS untuk menggunakan LPG 3 kg. Sementara ASN non-PNS dengan penghasilan rendah masih diperbolehkan. Bupati Sujiwo juga berharap kebijakan serupa diterapkan di lingkungan Polri.
Terkait masih adanya desa di Kubu Raya yang belum memiliki pangkalan LPG, Pemkab meminta Pertamina segera melakukan pemerataan pangkalan. Untuk wilayah yang belum memiliki pangkalan, pengecer diperbolehkan menjual LPG dengan ketentuan HET ditambah ongkos transportasi dan margin wajar, namun dilarang mengambil keuntungan berlebihan.
Melalui pembentukan tim terpadu dan penertiban ini, Pemkab Kubu Raya berharap distribusi LPG 3 kg dapat kembali tepat sasaran, harga stabil, serta tidak lagi menimbulkan gejolak di tengah masyarakat.
Penulis: Ain Rahmi
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS






