Bupati Sintang Lantik 269 Pejabat, Pengembangan Kerier ASN
Sintang (Suara Kalbar) – Bupati Sintang, Gregorius Herkulanus Bala, mengukuhkan dan melantik sebanyak 269 pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sintang. Pelantikan tersebut berlangsung di Pendopo Bupati Sintang, Rabu (31/12/2025) sekaligus menjadi agenda penting di penghujung tahun 2025.
Sebanyak 269 pejabat yang dilantik terdiri dari 13 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, 110 Pejabat Administrator, dan 146 Pejabat Pengawas. Dari jumlah Pejabat Administrator tersebut, terdapat 11 orang camat yang turut dilantik.
Dalam sambutannya, Bupati Sintang menyampaikan seluruh pejabat yang dilantik telah melalui mekanisme sesuai ketentuan dan memperoleh rekomendasi serta pertimbangan teknis dari Badan Kepegawaian Negara (BKN).
Bupati Gregorius menegaskan, mutasi dan rotasi merupakan hal yang wajar dalam sistem birokrasi pemerintahan. Menurutnya, hal tersebut merupakan bagian dari pola pengembangan karier aparatur sipil negara (ASN) sekaligus upaya penyegaran organisasi.
“Mutasi dan rotasi adalah hal yang biasa dalam sistem birokrasi pemerintahan, karena merupakan bagian dari pengembangan karier pegawai dan juga untuk memberikan penyegaran serta tantangan baru. Sementara promosi diberikan sebagai bentuk apresiasi Pemerintah Kabupaten Sintang atas prestasi kerja dan kinerja yang telah saudara berikan,” ujar Bupati.
Bupati mengingatkan seluruh pejabat agar memaknai jabatan sebagai sebuah amanah, bukan hak yang harus dibanggakan.
“Inti dari semuanya adalah kita diingatkan untuk selalu bersyukur, karena jabatan itu bukanlah hak, melainkan amanah dan kepercayaan. Semua jabatan itu sama pentingnya, tergantung bagaimana kita memaknai dan menjalankannya,” pesannya.
Ia menekankan pentingnya wawasan luas, produktivitas, disiplin kerja, serta kemampuan responsif terhadap perkembangan dan pelayanan publik. Ia berharap para pejabat mampu berkontribusi aktif dalam mewujudkan visi dan misi kepala daerah.
Khusus kepada Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, Bupati menegaskan peran strategis mereka sebagai motor penggerak kinerja perangkat daerah.
“Saudara adalah work leader dan role model bagi organisasi. Tingkatkan koordinasi dan komunikasi dengan seluruh instansi dan stakeholder, serta jadilah teladan bagi setiap pegawai,” tegasnya.
Sementara itu, kepada Pejabat Administrator, Bupati menekankan peran penting dalam pelaksanaan teknis pemerintahan dan pelayanan publik agar berjalan efektif dan efisien. Adapun Pejabat Pengawas disebut sebagai garda terdepan yang menjadi fondasi pembinaan organisasi di tingkat paling dasar.
“Pejabat pengawas memiliki peran strategis karena langsung bersentuhan dengan pelaksanaan tugas pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat,” pungkas Bupati.
Penulis: Fadhil/r
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS






