Bengkayang Targetkan Program MBG Jangkau Wilayah 3T pada 2026
Bengkayang (Suara Kalbar) – Pemerintah Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat (Kalbar) menargetkan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) pada 2026 dapat menjangkau seluruh wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T) sebagai prioritas utama pemerataan layanan gizi di sektor pendidikan.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Bengkayang Heru Pujiono mengatakan penguatan layanan MBG di wilayah 3T menjadi fokus Pemkab Bengkayang karena masih terbatasnya akses pemenuhan gizi di daerah terpencil dan perbatasan.
“Wilayah 3T menjadi perhatian utama kami agar anak-anak di daerah terpencil mendapatkan hak yang sama dalam pemenuhan gizi,” kata Heru di Bengkayang, Kamis.
Ia menjelaskan Pemkab Bengkayang memastikan pelaksanaan Program MBG berjalan sesuai standar yang ditetapkan pemerintah pusat, baik dari aspek kualitas gizi, kebersihan, maupun ketepatan sasaran penerima manfaat.
Monitoring dan evaluasi dilakukan secara berkala untuk memastikan seluruh ketentuan operasional MBG dijalankan sesuai pedoman, mulai dari proses pengolahan hingga distribusi makanan ke sekolah-sekolah.
Heru menyebutkan hingga saat ini terdapat 13 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang telah beroperasi dan melayani sekitar 21 ribu siswa di Kabupaten Bengkayang.
Menurut dia, cakupan tersebut akan terus diperluas secara bertahap agar seluruh satuan pendidikan, termasuk yang berada di wilayah 3T, dapat terlayani pada 2026.
“Target kami tahun 2026 seluruh sekolah di Bengkayang, khususnya di wilayah 3T, sudah mendapatkan manfaat Program MBG,” ujarnya.
Selain menyasar peserta didik, Pemkab Bengkayang juga merencanakan pembangunan dapur layanan MBG di 21 lokasi wilayah 3T untuk melayani siswa, ibu hamil, dan balita, sehingga manfaat program dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat.
Sumber: ANTARA
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS






