SUARAKALBAR.CO.ID
Beranda Lifestyle Adegan Jack Ryan tentang Venezuela Kembali Viral di Tengah Gejolak Politik

Adegan Jack Ryan tentang Venezuela Kembali Viral di Tengah Gejolak Politik

Serial thriller politik Jack Ryan musim kedua yang tayang pada 2019 sempat membahas situasi geopolitik Amerika Serikat dan Venezuela. (Prime Video)

Suara Kalbar – Serial thriller politik Jack Ryan kembali menjadi perbincangan setelah sebuah cuplikan dari musim keduanya yang dirilis pada 2019 viral di media sosial. Cuplikan tersebut ramai dibahas setelah serangan militer Amerika Serikat yang berujung pada penangkapan mantan presiden Venezuela Nicolás Maduro, Sabtu (3/1/2026).

Mengutip Deadline, Senin (5/1/2026), dalam adegan tersebut, tokoh utamanya yang bernama Jack Ryan, seorang analis CIA yang diperankan oleh John Krasinski menjelaskan mengapa Venezuela harus dipandang sebagai ancaman besar di dunia bahkan sejajar atau melampaui negara-negara yang selama ini kerap dianggap berbahaya seperti Rusia, China, dan Korea Utara.

Ia menyebut Venezuela merupakan negara dengan cadangan minyak terbesar di dunia serta emas yang jumlahnya melebihi gabungan seluruh tambang di Afrika. Ryan kemudian mempertanyakan mengapa negara sekaya itu justru terjebak dalam salah satu krisis kemanusiaan.

“Faktanya, Venezuela bisa dibilang memiliki sumber daya minyak dan mineral terbesar di planet ini,” ujar Ryan dalam adegan itu.

Dalam narasinya, Ryan juga menyoroti sosok presiden fiktif Venezuela yang digambarkan telah melumpuhkan perekonomian nasional hingga setengahnya serta meningkatkan angka kemiskinan hampir 400%.

Kemiripan antara alur cerita tersebut dengan situasi Venezuela saat ini menuai pujian dari warganet. Banyak netizen menilai adegan tersebut mampu menjelaskan kondisi Venezuela secara tajam, meski serial tersebut nyatanya diproduksi enam tahun lalu.

Fenomena ini turut mendapat perhatian Carlton Cuse, salah satu kreator serial Jack Ryan, Cuse mengaku ia sendiri terkejut melihat bagaimana peristiwa di dunia nyata dan fiksi di serial tersebut bisa begitu serupa.

“Itu bukanlah ramalan, melainkan kemungkinan. Ketika Anda membuat sebuah cerita dengan dasar pada dinamika geopolitik yang nyata maka kenyataan memiliki cara untuk membuatnya berirama,” ujar Cuse.

Cuse menjelaskan, pemilihan Venezuela sebagai latar utama musim kedua serial tersebut bukan dimaksudkan sebagai pernyataan politik, melainkan bagian dari upaya membangun cerita fiksi yang kredibel dan relevan.

“Saya dan Graham Roland melihat Venezuela sebagai negara di mana cita-cita demokrasi, realitas ekonomi, dan kepentingan geopolitik di dalamnya telah lama berada dalam ketegangan,” lanjutnya.

Terkait anggapan serial tersebut seolah meramalkan masa depan, Cuse menegaskan bahwa cerita Jack Ryan tidak dimaksudkan untuk memprediksi hal-hal tertentu.  Ia berharap agar situasi keamanan di Venezuela ke depannya bisa lebih stabil dan damai.

Sumber: Beritasatu.com

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Komentar
Bagikan:

Iklan