Startup China Kosmera Tantang Dominasi Hypercar Dunia di CES
Suara Kalbar – Jagad mobil hyper yang didominasi Bugatti, Koenigsegg, hingga Rivian kini harus waspada. Pasalnya, ada perusahaan rintisan asal China yang siap mengganggu dominasi tersebut. Nama perusahaannya, Kosmera.
Disebutkan Carscoops, Kamis (25/12/2025), Kosmera tengah bersiap membuat gebrakan besar di pameran teknologi Consumer Electronics Show (CES) dengan rencana debut dua model kendaraan listrik premium mereka. Salah satu yang paling menarik perhatian adalah sebuah hypercar energi baru yang diklaim memiliki tenaga gabungan yang sangat fantastis, mencapai hampir 1.900 tenaga kuda.
Meski demikian, Kosmera masih menutup rapat detail teknis kedua kendaraan tersebut. Perusahaan hanya menyebut hypercar ini dirancang untuk memadukan warisan klasik supercar dengan teknologi generasi terbaru.
“Mereka juga mengklaim kedua model tersebut akan tampil memukau secara visual, menyenangkan untuk dikendarai, dan memberikan pengalaman berkendara yang menggetarkan,” tulis Carscoops.
Gambar teaser yang dirilis memperlihatkan hypercar dengan desain agresif. Terlihat sebuah gril besar di bagian depan yang memunculkan nuansa desain khas Alfa Romeo dan Bugatti. Selain itu, tampak fender yang berlekuk tegas, garis atap yang melandai, serta sayap belakang berukuran besar yang menegaskan karakter performanya.
Kosmera mengungkapkan bahwa hypercar ini akan dibekali sistem penggerak performa tinggi dengan tenaga hingga 469 hp per roda. Jika dikalkulasikan secara keseluruhan, tenaga gabungannya bisa mencapai 1.877 hp. Angka ini menempatkan mobil tersebut di level yang sangat tinggi dalam peta persaingan hypercar global.
Tak hanya soal tenaga, perusahaan juga menargetkan rasio tenaga terhadap bobot yang mendekati 1:1. Untuk mencapainya, Kosmera mengandalkan sasis berteknologi tinggi yang menggunakan material komposit kelas dirgantara serta logam hasil cetak 3D. Kombinasi ini diklaim memberikan kekakuan torsi yang sangat baik pada struktur kendaraan.
Hypercar ini juga akan dilengkapi teknologi kecerdasan buatan berupa AI Coach. Sistem tersebut dirancang untuk membantu pengemudi biasa agar mampu berkendara layaknya pembalap profesional di lintasan. Salah satu fitur pendukungnya adalah head-up display berbasis augmented reality yang menampilkan garis balap ideal secara langsung di pandangan pengemudi.
Selain itu, Kosmera menjanjikan sistem suspensi aktif revolusioner berbasis motor linear. Suspensi ini diklaim mampu beralih secara mulus dari kenyamanan ekstrem dengan sensasi hampir tanpa getaran ke setelan sasis kaku yang siap digunakan di lintasan balap. Sistem tersebut akan dipadukan dengan mekanisme “dual-steering-wheel unlock” yang masih dirahasiakan fungsinya, namun disebut menambah fleksibilitas berkendara.
Meski terdengar menjanjikan, Kosmera menegaskan bahwa kendaraan yang dipamerkan di CES masih berstatus prototipe dan hanya akan ditampilkan secara statis. Mobil-mobil ini ditujukan untuk menunjukkan kemampuan desain eksterior dan interior perusahaan, serta diposisikan untuk bersaing di segmen premium. Namun, hingga kini belum ada informasi mengenai rencana produksi maupun jadwal peluncuran ke pasar.
Ada pula catatan penting lainnya. Peluang kehadiran mobil-mobil ini di pasar Amerika Serikat disebut sangat kecil. Nama Kosmera diketahui telah didaftarkan sebagai merek dagang oleh perusahaan Tiongkok, Xing Chen Future Automotive Technology Co Ltd. Hal ini mengindikasikan bahwa bagi publik Amerika, kesempatan terdekat untuk melihat mobil Kosmera kemungkinan besar hanya sebatas di lantai pameran CES.
Sumber: Beritasatu.com
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS






